Pemprov Jateng Kaji Penerbitan Obligasi Daerah

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 24 Nov 2015 18:55 WIB
bank jateng
Pemprov Jateng Kaji Penerbitan Obligasi Daerah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) sedang mengkaji penerbitan surat utang (obligasi) daerah dan ditargetkan di akhir 2015 bisa terselesaikan dengan baik. Obligasi daerah ini guna membiayai berbagai macam proyek infrastruktur.

Hal ini seperti disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, ketika ‎ditemui di acara Due Diligence Meeting & Public Expose Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Bank Jateng Tahun 2015, di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta, Selasa (24/11/2015).

"Mekanisme itu belum dapat diputuskan pada saat ini, karena masih dalam pengkajian. Obligasi daerah ini jadi pertimbangan pola pembiayaan. Akhir tahun kajiannya selesai. Jadi tahun depan bisa diputuskan terbit atau tidak," kata dia. 

Terkait target dana obligasi daera‎h, Ganjar belum bisa menjelaskan secara detail lantaran masih dalam tahap pengkajian dan belum diputuskan angkanya. Nantinya, dana itu akan digunakan untuk pembiayaan infrastruktur seperti transportasi umum dan sanitasi air di Jateng.

"Saya mencoba jangka pendek itu reaktivasi rel, karena zaman Belanda sampai sekarang yang ada itu berkurang. Ini nanti bukan hanya untuk transportasi umum saja, tetapi bisa untuk pariwisata," pungkasnya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pemerintah daerah untuk menerbitkan obligasi sebagai pilihan dalam mencari dana jangka panjang demi pembangunan infrastruktur masing-masing daerah. Adapun daerah yang sudah menginginkan penerbitan obligasi daerah adalah Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim), tapi nilainya belum dijelaskan secara rinci.


(ABD)