Jelang Pilkada, Warga Tangsel Ikut Melipat dan Menyortir Surat Suara

Lukman Diah Sari    •    Selasa, 24 Nov 2015 19:09 WIB
surat suara
Jelang Pilkada, Warga Tangsel Ikut Melipat dan Menyortir Surat Suara
Aktivitas melipat dan menyortir surat suara menjelang pilkada serentak 9 Desember. (Foto: Metrotvnews.com/Lukman Diah)

Metrotvnews.com, Tangerang Selatan: Jelang Pilkada serentak pada 9 Desember, KPU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberdayakan ratusan warga untuk melipat surat suara. Setiap orang mendapat jatah melipat 2.000 surat suara per hari.

"Kami sudah membagikan sebanyak 2.000 surat suara," ujar Koordinator Distribusi Logistik Pilkada KPU Kota Tangsel Sam'ani di Gudang Logistik Pilkada Tangsel, Pondok Aren, Tangsel, Selasa (24/11/2015).

Pihaknya, kata Sam'ani, telah menargetkan sebanyak 200 petugas pelipat surat suara yang diberdayakan hingga lima hari ke depan untuk selesai melakukan pelipatan surat suara dan penyortiran surat suara yang rusak.

"Selama 5 hari ke depan sudah bisa selesai," ujar dia.

Sam'ani menjelaskan, melipat dan menyortir surat suara tak bisa sembarangan. Warga terlebih dahulu diberi pengarahan.

"Kami memberikan arahan, dari proses sortir sampai tata cara pelipatan yang baik dan benar. Sehingga nanti diharapkan hasilnya bisa benar-benar rapih," jelas dia.

Meskipun menyerahkan proses sortir dan pelipatan ke warga, pihaknya tak langsung percaya. Warga yang usai melipat pun, diharuskan mengepak surat suara. Satu bundel terdiri dari 50 lembar surat suara. Untuk meminimalkan kesalahan, kata Sam'ani, pihaknya melakukan pengecekan ulang pada surat suara yang sudah dilipat dan disortir warga.

"Ini setelah selesai dilipat dan dipak, kita pastikan lagi jumlah ikatannya sesuai atau tidak," jelas dia.

Dia mengaku, tak ingin kecolongan ketika telah didistribusikan ke masing-masing TPS jumlahnya tidak sesuai. Hasil pekerjaan warga akan diperiksa untuk memastikan kualitas lipatan dan jumlah satu ikat surat suara yang sudah ditentukan.

Sementara bila ditemukan surat suara yang rusak selama proses lipat, warga diminta untuk memisahkan lembar surat suara tersebut. Sedangkan bagi warga yang kedapatan melipat lebih dari 2.000 surat suara, diminta untuk dipisahkan.

"Maksimal, kami membayar 2.000 per dus, kalau lebihnya tak akan dibayar," ujarnya.

Sam'ani mengungkap, sebanyak 938.246 surat suara telah diterima untuk kebutuhan pencoblosan Pilkada serentak nanti. Sementara logistik lain, seperti contoh model surat suara, alat bantu penyandang tuna netra, poster dan lainnya belum diterima. Dia memperkirakan, dalam waktu dekat semua logistik keperluan Pilkada Tangsel bakal diterima semua.

"Kalau kelengkapan lain, kotak, bantalan busa, paku itu sudah kami terima dan sebagian sudah kami distribusikan ke masing-masing kecamatan," ungkapnya.


(MEL)