Fraksi NasDem Ingin Pastikan MKD Bekerja Baik

Githa Farahdina    •    Rabu, 25 Nov 2015 10:08 WIB
pencatut nama presiden
Fraksi NasDem Ingin Pastikan MKD Bekerja Baik
Wakil Ketua Fraksi NasDem Johnny G. Plate----MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Fraksi Partai NasDem menempatkan Anggota Komisi III Akbar Faisal di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), menggantikan Fadholi. Selain karena Fadholi sibuk mengurusi Pilkada di Jawa Tengah, Fraksi Partai NasDem punya tujuan sendiri.

Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Johnny G. Plate menyebut, NasDem menghendaki persidangan atas dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla oleh Ketua DPR Setya Novanto terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia dilakukan secara adil. Karena itu, sosok Akbar Faisal sengaja ditempatkan supaya bisa memperkuat kinerja MKD dalam menyelesaikan kasus ini.

"Ikut memastikan MKD bekerja dengan baik," kata Johnny ketika dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (25/11/2015).

Menurut Johnny, Akbar bisa rutin hadir saat dan lebih fokus mengikuti persidangan. Johnny yakin, Akbar bisa mengawal sidang MKD dalam menghasilkan keputusan sesuai data dan fakta.

Johnny mengatakan, NasDem menghendaki proses persidangan atas kasus pencatutan nama ini menjadi momentum bagi DPR memulihkan nama baik dan kepercayaan publik. Sehingga, kata dia, jika putusan MKD tak adil dan dipengaruhi tekanan politik, reputasi DPR akan terpuruk.

"Dan tentu akan langsung berdampak pada memburuknya kinerja parlemen secara keseluruhan," terang dia.

Kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dengan terlapor Ketua DPR Setya Novanto yang ditangani MKD akan berlanjut ke persidangan. Di tengah pengusutan kasus itu, empat fraksi mengganti anggotanya di MKD. Empat fraksi itu adalah Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi PDI Perjuangan, dan Fraksi Partai NasDem.

Anggota MKD Fraksi Demokrat atas nama Guntur Sasono digantikan Fandi Utomo. Fraksi NasDem yang semula diisi Fadholi ditukar ke Akbar Faisal. Muhammad Prakosa dari Fraksi PDI Perjuangan digantikan Henry Yosodiningrat. Dua anggota MKD dari Fraksi PAN juga diganti. Sugiman menggantikan Hang Ali Saputra Syah Pahan dan Ahmad Riski Sadiq digantikan A. Bakrie.

Kemarin, MKD memanggil ahli bahasa hukum Yayah Basariah. Yayah dimintai pendapat soal kedudukan hukum Sudirman Said sebagai pelapor. Hasilnya, Sudirman pun dianggap tak bermasalah.

Rapat di MKD bakal dilanjut Senin depan. MKD akan menggelar rapat internal menentukan penjadwalan sidang dan siapa saja yang akan dipanggil. Bukan tak mungkin, semua nama yang tertera dan disebut dalam transkripsi maupun rekaman dipanggil. Termasuk Presiden Jokowi dan Wapres JK.


(TII)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

11 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA