Rawan Kekerasan, Pengamanan JPO Ditingkatkan

Ilham wibowo    •    Rabu, 25 Nov 2015 13:07 WIB
perampokan
Rawan Kekerasan, Pengamanan JPO Ditingkatkan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal----MTVN/Deny Irwanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian akan meningkatkan pengamanan di jembatan penyeberangan orang (JPO). Ini reaksi pemerkosaan yang dialami seorang pekerja di JPO Lebak Bulus, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal menuturkan, semua JPO di DKI Jakarta rawan pada waktu tertentu. Lokasinya sudah dipetakan.

"Pak Kapolda sudah memerintahkan Kapolres untuk berpatroli, bahkan membentuk tim untuk mengamati perlakuan (di JPO)," tutur Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2015)

Iqbal menerangkan, patroli bukan hanya ditujukan buat mengamankan warga dari perkosaan. Tapi, juga tindak kejahatan lainnya. Menurut dia, pengamanan makin intensif di waktu-waktu rawan.

Terkait kasus perkosaan karyawati di JPO Lebak Bulus, Iqbal mengatakan, pihaknya kian dekat untuk mengungkap siapa pelakunya. Ia optimistis lantaran polisi terus menyelidiki.

"Mudah-mudahan kasus ini dalam satu jam lagi pelakunya bisa tertangkap," ucapnya.

Seorang karyawati menjadi sasaran perampok di JPO Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Pelaku juga memperkosa karyawati itu. Kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, Sabtu 21 November. Saat itu, korban hendak pulang dari Balai Diklat PU dan menyeberangi jalan melalui JPO di dekat sebuah pusat perbelanjaan modern di Lebak Bulus.

Di tengah jembatan, tiba-tiba seorang pria mengampiri, lalu menarik jaket korban. Pelaku kemudian mengambil ponsel iPhone 5 dan uang Rp200 ribu. Setelah itu, pelaku melarikan diri, sementara korban tergeletak tak berdaya di atas JPO.


(TII)