Fraksi PDIP Tunggu Surat Putusan MKD Soal Henry

Githa Farahdina    •    Kamis, 26 Nov 2015 12:22 WIB
pencatut nama presiden
Fraksi PDIP Tunggu Surat Putusan MKD Soal Henry
Arif Wibodo. Foto: Antara/Ismar Patrizki

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Fraksi PDI Perjuangan Henry Yosodiningrat ditolak jadi anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Ketua MKD Surahman Hidayat berlasan, Henry sedang menjalani sanksi yang dijatuhkan MKD terkait kasus dugaan pemalsuan kop surat DPR.

Fraksi PDI perjuangan melalui Wakil Ketua Fraksi Arif Wibowo merespons sikap Surahman. Menurut Arif, pihaknya menunggu surat putusan resmi pelanggaran etika Henry Yosodiningrat. Jika surat sudah diterima, fraksi bakal memutuskan langkah selanjutnya. 

"Putusannya kita tunggu secara resmi. Apakah putusan MKD sudah tepat atau tidak," kata Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Arif Wibowo, ketika dihubungi, Kamis (26/11/2015).

Apabila harus mengganti Henry, PDI Perjuangan tak keberatan. Fraksinya, kata Arif, tak ingin memperkeruh suasana yang kini tengah gaduh. 

"Itu soal yang sederhana, kita terima, kita baca dan karena konsekuensinya harus diganti, ya kita ganti," tambah dia.

Henry ditetapkan melanggar etika dalam kasus pemalsuan kop DPR, Rabu 25 November. Dia diganjar sanksi sedang berupa pemindahan dari Komisi II ke Komisi VIII.

Ketua MKD Surahman Hidayat menyebut Henry tak layak menjadi Anggota MKD. Secaraetika, orang yang diganjar sanksi oleh MKD tak mungkin menjadi bagian dari mahkamah yang berhak memberi hukuman bagi semua anggota DPR itu.


(KRI)