BEI Minta Grup Perusahaan Besar Buka Perdagangan

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 26 Nov 2015 13:13 WIB
beipasar modal
BEI Minta Grup Perusahaan Besar Buka Perdagangan
Board of Director DBS Group Holding Ltd dan DBS Bank Ltd Nihal Kaviratne (tengah) berbincang dengan Dirut BEI Tito Sulistio (kiri) (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Board of Directors of DBS Group Holdings Ltd dan DBS Bank Ltd Nihal Kaviratne melakukan pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan langkah semacam ini diharapkan mampu memberi edukasi mengenai pasar modal kepada masyarakat.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, bursa setiap harinya memang meminta grup-grup perusahaan besar untuk membuka perdagangan pasar modal. Hal ini penting karena juga erat kaitannya dengan sosialisasi pasar modal kepada publik secara luas. 

"DBS salah satu perusahaan terbesar di Singapura. Nihal Kaviratne guru saya dulu. Memang tiap hari kita menginginkan grup besar buka perdagangan, terus mensosialisasikan pasar modal langsung lewat TV. Jadi konsep BEI lebih terbuka ke siapapun, karena ini (bursa) milik semuanya," tutur Tito, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Tito menjelaskan, DBS Group telah melakukan pencatatan sahamnya di Singapura. Namun, sekuritas yang dimiliki DBS merupakan anggota di BEI. Karena itu, mereka berhak membuka perdagangan di bursa. 

Opening bell, masih kata Tito, hanya bisa dilakukan satu kali dalam setahun. Maka dari itu, kesempatan opening bell harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh semua member bursa. "Karena kita buka member, bursa ini punya member. Jadi bisa catatkan sejarah untuk membuka opening bell di sini bagi siapa saja yang member di sini," jelas Tito.



(ABD)