GP Ansor Luncurkan Program Agen Industri Keuangan Berbasis Pesantren

Patricia Vicka    •    Kamis, 26 Nov 2015 14:47 WIB
gp ansor
GP Ansor Luncurkan Program Agen Industri Keuangan Berbasis Pesantren
Peserta kongres GP Ansor XV di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman, DIY, Kamis (26/11/2015). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Dalam Kongres Gerakan Pemuda (GP) Ansor XV juga diluncurkan Program Pemberdayaan Agen Industri Keuangan Berbasis Pesantren. Peluncuran program ini merupakan salah satu upaya mewujudkan visi dan misi GP Ansor dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

"Wajib hukumnya bagi semua cabang usaha untuk memberikan manfaat bagi anggotanya," ujar Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid dalam kata sambutan dipembukaan kongres GP Ansor XV di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (26/11/2015).

Ia melanjutkan program ini bertujuan agar masyakat luas lebih banyak yang bisa mengakses organisasi keuangan seperti asuransi dan bank. "Kita akan memanfaatkan jaringan koperasi untuk menjalankan program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Salah satunya, dengan percepatan KUR agar bisa dikases oleh warga GP Ansor," jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Program Pemberdayaan Agen Industri Keuangan Berbasis Pesantren, Bayu Darussalam mengatakan progam ini adalah bagian dari upaya GP Ansor mendukung program Otoritas Jasa Keuangan. 

"OJK telah merencanakan untuk menciptakan 10 juta asuransi, 1 juta agen pemberdayaan dan 1.000 agen perusahaan penjamin," kata dia.

Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara GP Ansor yang diwakili Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid dengan 5 Asosiasi perusahaan asuransi yakni Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan Asosiasi Perusahaan Penjamin Indonesia (ASIPPINDO).


(SAN)