Bawaslu Akui belum Efektif Awasi Alat Peraga

   •    Minggu, 17 Nov 2013 19:00 WIB
Bawaslu Akui belum Efektif Awasi Alat Peraga
MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengakui belum efektif mengawasi pelanggaran alat peraga di lapangan. Aliran rekomendasi yang dikeluarkan Panwaslu pun sering menguap.

Komisioner Bawaslu Daniel Zuchron saat dihubungi Media Indonesia melalui telepon, Minggu (17/11), mengatakan rekomendasi yang dikeluarkan panwaslu terkait pelanggaran alat peraga belum berjalan efektif karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten dan kota tidak lancar berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Hal itu karena lemah pemahaman terhadap aturan. Tugas Panwaslu bukan membersihkan tetapi merekomendasikan pelanggaran untuk ditindaklanjuti KPU kabupaten dan kota serta Satpol PP," jelasnya.

Mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tentang pedoman pelaksanaan kampanye semua peserta Pemilu 2014, alat peraga dipasang di satu titik atau zonasi.

Tidak boleh ditempatkan di tempat ibadah, rumah sakit, taman, jalan bebas hambatan, jalan-jalan protokol, taman, dan tempat umum lainnya.

Poin lainnya dalam aturan ini adalah spanduk dapat dipasang oleh parpol dan calon anggota DPR, DPD, dan DPRD dengan ukuran maksimal 1,5 x 7 meter hanya 1 pada zonasi yang telah ditetapkan oleh KPU dan pemda.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, masih banyak foto calon anggota letislatif (caleg) ditempel di pepohonan, memajang gambar sebesar baliho di pinggir tol Jakarta-Tangerang. Selain itu, juga banyak di wilayah Serang dan Bekasi.

"Soal data pelanggaran alat peraga biar nanti dicek ke ke bagian pengawasan," tukasnya.

Ia menjelaskan, locus alat peraga kampanye ada di kabupaten dan kota. Dan otoritas panwaslu kabupaten dan kota untuk mengawasi lapangan.

Daniel mengaku, yang menjadi kendala adalah soal persiapan alat peraga menyangkut kondisi jenis keputusan KPU kabupaten dan kota, koordinasi dengan pemerintah kabupaten atau kota, serta sosialisasi ke peserta pemilu.

"Jika kondisi persiapan bagus, mestinya secara sukarela parpol dan caleg ikut menertibkan," ujarnya. (Yose Hendra)


KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

2 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA