Ical Nilai Penggantian Anggota MKD Hal Biasa

Intan fauzi    •    Jumat, 27 Nov 2015 01:15 WIB
pencatut nama presiden
Ical Nilai Penggantian Anggota MKD Hal Biasa
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (kedua kanan), Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kanan), Menkopolhukam Luhut Pandjaitan (kiri) dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung (kedua kiri). ANTARA FOTO/Reno Esnir.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) angkat biaca soal pergantian anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang akan menyidang Ketua DPR Setya Novanto. Dia merasa tak ada yang aneh dalam peristiwa tersebut.

"Biasa-biasa saja, semua partai juga melakukan pergantian," kata Ical di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Kamis (26/11/2015).

Menurut dia, alasan pergantian anggota MKD dari  partai Golkar sama dengan alasan partai lainnya. Semuanya, jelas dia, agar sidang berjalan dengan lancar. Tidak ada alasan politis di belakangnya.

"Tanya sama yang lain juga, Nasdem, PDIP, maksudnya apa (ganti anggota)? Sama Golkar, tidak ada bedanya. Supaya mereka lebih baik, lebih bagus," jelas Ical.

Meski demikian, Ical menilai, anggota MKD sebelumnya sudah bekerja dengan baik. Namun, masih perlu penyempurnaan komposisi majelis. "Sudah bagus (yang sebelumnya) tapi (yang sekarang) lebih bagus lagi," lanjut dia.

Ical memastikan, pergantian anggota MKD dapat membawa perubahan dan berkerja lebih baik dalam menjunjung tinggi kode etik.  "Tidak ada (untuk kawal Setya Novanto), MKD ya MKD," tukas Ical.


(OGI)