Ahok Bangun Rusun dari Hasil Potong Anggaran Dinas

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 27 Nov 2015 10:57 WIB
apbd dki 2016
Ahok Bangun Rusun dari Hasil Potong Anggaran Dinas
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Foto: MTVN/LB Ciputri Hutabarat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggunakan uang hasil penyisiran Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016 untuk membangun rusun. Sampai saat ini Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama sudah 80 persen menyisir mata anggaran di KUA-PPAS.
 
Ahok mengatakan, masih ada pembangunan rusun yang belum mendapatkan alokasi anggaran. "Kami mau menambah rusun. Kita masih butuh Rp1,7 triliun untuk bangun rusun tambahan," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2015).
 
Ia mengungkapkan, anggaran yang dipotong seperti sosialisasi. Karena anggaran sosialisasi di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) saling tumpah tindih. "Di Kepulauan Seribu rata-rata sewa kapal Rp11 juta buat sekali jalan, ini gila sekali," katanya.
 
Ahok menyebut penyisiran KUA-PPAS 2016 sudah mencapai 80 persen. Penyisiran telah dilakukan sejak pekan lalu. "Kalau anggaran sampai malam sampai 90 persen sudah selesai," katanya.
 
Rencananya KUA-PPAS segera diserahkan ke DPRD DKI pada Senin 30 November pekan depan. Ahok menyebut DPRD DKI Jakarta tidak mempermasalahkan penyisiran yang dilakukan dirinya.
 
"DPRD tidak masalah, Senin kami serahkan. Saya sudah sampaikan ke teman-teman DPRD, saya bukan lambat, saya hanya mengurangi anggaran supaya efisien dan dapat uang untuk pembangunan," ujarnya.


(FZN)