Telat Laporkan Dana, Calon Dicoret

Media Indonesia    •    Jumat, 27 Nov 2015 11:21 WIB
pilkada serentak
Telat Laporkan Dana, Calon Dicoret
Arief Budiman. Foto: Yudhi Mahatma/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum menegaskan tidak akan menoleransi pasangan calon kepala daerah yang tidak patuh administrasi perihal penyerahan Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK) sesuai waktu yang telah ditetapkan, yakni 6 Desember 2015 pukul 18.00 waktu setempat.

Kandidat yang melanggar akan dikenai sanksi tegas berupa pembatalan pasangan calon.

Penyerahan laporan itu dirasa penting agar auditor umum yang ditugaskan oleh KPU punya waktu untuk mengecek aliran dana kampanye pasangan calon.

"Kita bertindak sesuai aturan saja. Kalau memang tidak tertib sehingga terlambat melaporkan LPPDK, akan dibatalkan," ungkap komisioner KPU Arief Budiman di Kantor KPU Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, setiap dana yang masuk ke rekening kampanye pasangan calon juga harus memiliki asal-usul yang jelas.

Ia menjelaskan, LPPDK sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) 8/2015 wajib diserahkan pasangan calon paling lambat 1 hari pascaakhir masa kampanye, sebagai wujud kepatuhan administrasi.

Adapun terkait dengan isi LPPDK tersebut, apakah memenuhi atau tidak, itu menjadi kewenangan kantor audit publik (KAP) untuk menentukan.

Jika dalam laporan tersebut terdapat sejumlah dana yang melebihi batas ketentuan, identitas penyumbang tidak jelas, dan sumber dana terlarang, dana tersebut harus dikembalilan ke kas negara.

"Nanti kantor akuntan publik yang menentukan. Namun, yang tidak boleh dilupakan juga oleh pasangan calon agar menyerahkan laporan tersebut tepat waktu," paparnya.

Sebelumnya, Bawaslu meminta agar KPU bisa bersikap tegas mencoret pasangan calon yang terlambat menyerahkan LPPDK.

Anggota Bawaslu Daniel Zuchron mengungkapkan tidak dikembalikannya dana sumbangan fiktif atau sumbangan yang melebihi kuota seperti yang telah ditetapkan KPU ke kas negara dapat berdampak kepada pasangan calon maupun penyumbang di ranah pidana.

Hal yang sama berlaku jika ditemukan adanya upaya untuk memanipulasi LPPDK.


(KRI)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

5 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA