Target Pertumbuhan Ekonomi 2016 Dinilai Sulit Tercapai

Husen Miftahudin    •    Jumat, 27 Nov 2015 11:31 WIB
pertumbuhan ekonomi
Target Pertumbuhan Ekonomi 2016 Dinilai Sulit Tercapai
Pengamat pasar modal Roy Sembel. (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2016 sebesar 5,3 persen. Kondisi ini dinilai sulit tercapai mengingat sentimen pelambatan ekonomi global akan terus berlanjut di tahun depan.

Pengamat Pasar Modal Roy Sembel mengatakan, target sebesar 5,3 persen akan sulit dicapai pemerintah. Meski ia meyakini pertumbuhan ekonomi di tahun depan akan tembus di atas lima persen.

"Kalau tahun depan saya pikir di atas lima bisa. Tapi apakah bisa mencapai 5,3 persen itu perlu kerja keras lagi. Karena terakhir pertumbuhan ekonomi kita hanya 4,73 persen di kuartal III-2015," ujar Roy, ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan, Jumat (27/11/2015).

Kerja keras pemerintah menggenjot sektor riil dan perdagangan dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Terlebih tahun depan pemerintah menggelontorkan anggaran belanja untuk pembangunan infrastruktur.

"Harapannya pemerintah menggelontorkan anggarannya untuk pembangunan infrastruktur, jadi perkembangan mulai sejak awal harapan saya pertumbuhan ekonomi di atas lima persen itu bisa. Tapi untuk 5,3 persen itu perlu pekerjaan yang jauh lebih keras lagi," pungkas Roy.


(AHL)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

7 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA