BI Antisipasi Peredaran Uang Palsu Jelang Pilkada

   •    Jumat, 27 Nov 2015 11:36 WIB
uang palsu
BI Antisipasi Peredaran Uang Palsu Jelang Pilkada
Bank Indonesia (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Manado: Bank Indonesia (BI) terus melakukan sosialisasi tentang waspada uang palsu untuk mengantisipasi peredarannya saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang dilakukan serentak pada 9 Desember 2015.

"Masyarakat harus terus waspada dan harus tahu membedakan mana uang rupiah yang asli dan mana uang palsu," kata Kepala Kantor BI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Peter Jacobs, seperti dikutip dari Antara, di Manado, Jumat (27/11/2015).

Peter mengatakan biasanya orang-orang yang tidak bertanggung jawab akan memanfaatkan kesempatan tertentu seperti Pilkada untuk melakukan peredaran uang palsu, sehingga masyarakat harus lebih waspada.

Oleh karena itu, kata Peter, sosialisasi dan kas keliling akan terus dilakukan baik terhadap swalayan, pasar tradisional maupun di tempat penduduk sehingga masyarakat akan lebih teliti jika menerima uang.

"BI Sulut telah melakukan kerja sama dengan kepolisian bahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menyosialisasikan keaslian uang rupiah. Jika masyarakat tahu membedakan mana rupiah asli atau palsu, maka kita tidak akan tertipu, karena uang palsu tidak akan ada penggantiannya," pungkasnya. 


(ABD)