Pedagang di Sumedang Protes Toko Busana di Sekitar Pasar

Ismail    •    Jumat, 27 Nov 2015 13:22 WIB
pedagang kaki lima (pkl)
Pedagang di Sumedang Protes Toko Busana di Sekitar Pasar
Toko busana di sekitar Pasar Tanjungsari, Sumedang, Jabar diprotes pedagang pasar. (Metrotvnews.com/Ismail)

Metrotvnews.com, Sumedang: Sejumlah pedagang di Pasar Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, menolak berdirinya sebuah toko busana yang berdekatan dengan pasar tradisional. Pedagang menilai toko menyalahi peraturan.

Pedagang yang tergabung dalam Ikatan Kerukunan Warga Pasar (Ikwapa) itu, mendatangi kantor Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) dan Kantor DPRD Kabupaten Sumedang, Jumat 27 November.

“Kami sebagai warga pasar mendesak pemerintah dan DPRD Kabupaten Sumedang untuk mencabut izin usaha yang telah dikeluarkan BPMPT Sumedang terhadap toko itu,” ujar Ketua Ikwapa, Aan kepada Metrotvnews.com.

Dikatakan Aan, sebelumnya BPMPT telah mengeluarkan izin usaha berkategori toko biasa kepada toko dimaksud. Sementara, untuk mengurus izin tersebut harus ada rekomendasi perizinan dari desa maupun dari kecamatan.

“Nyatanya, saat kami menanyakan langsung, kepada kepala desa maupun camat, mereka mengaku tidak pernah menandatangani surat penyataan ataupun rekomendasi perijinan yang diajukan oleh toko itu,” kata Aan.

Selain itu, Aan menuding toko tersebut melanggar Perda Kabupaten Sumedang No 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional serta Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

“Kami juga mempertanyakan, kenapa toko yang memiliki bangunan tiga lantai dan juga luasan bangunan lebih dari empat ratus meter persegi itu bisa dinyatakan sebagai toko biasa,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sumedang, Dudi Supardi mengatakan pihaknya segera melakukan rapat pembahasan di komisi A. Dewan jugaakan mempertemukan Kepala BPMPT, Pol PP serta perwakilan Ikwapa maupun Viktoria Busana untuk menjelaskan secara gamblang permasalahannya.

“Kita juga akan melakukan monitoring serta evaluasi ke lapangan yang kemudian hasilnya akan disampaikan kepada ketua DPRD sebagai pertimbangan,” sebutnya.


(SAN)

Surat Novanto Tak akan Pengaruhi Sidang MKD

Surat Novanto Tak akan Pengaruhi Sidang MKD

35 minutes Ago

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad melalui sambungan telepon mengatakan be…

BERITA LAINNYA