Keluarga Yakin Ipang tak Ikut Tawuran

Damar Iradat    •    Jumat, 27 Nov 2015 13:36 WIB
tawuran
Keluarga Yakin Ipang tak Ikut Tawuran
Rivaldi alias Ipang. Foto: MTVN/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Jakarta: Keluarga tidak percaya Rivaldi alias Ipang, 19, ikut tawuran di Johar Baru, Kamis dini hari 26 November. Ipang tewas setelah peluru senapan angin menembus dadanya.

Fari, 52, ayah korban, mengatakan, Ipang sosok pendiam. Dia menduga, saat kejadian Ipang terjebak di tengah massa yang bentrok.

Menurut Fari, biasanya Ipang menonton televisi bersama keluarga. Ipang jarang keluar rumah malam hari.

"Rasanya tidak mungkin dia ikut tawuran. Jangankan ikut tawuran, lihat tawuran saja saya larang," kata Fari di kediamannya, Jalan M. Ali IV RT 05/3, Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Jumat (27/11/2015).

Rabu malam, Ipang pamit keluar rumah untuk membeli senar gitar. Hingga dini hari, ia tak kembali. Keluarga mendapat kabar Ipang meninggal dunia. "Rasanya kami seperti kecolongan. Tapi kembali ke Allah, ikhlas," ujar Fari.

Zimen, 52, kerabat Ipang, tak menyangka tawuran di wilayah Johar Baru kembali merenggut nyawa. Ia tahu Ipang menjadi korban tawuran dari pemberitaan.

"Kaget saya," kata Zimen saat melayat.

Seperti Fari, Zimen pun tidak yakin Ipang terlibat tawuran. "Saya orang lama di Johar Baru. Saya mengerti orang yang tawuran seperti apa dan Ipang tidak seperti itu," kata dia.

Polisi masih menyelidiki kasus ini dengan memeriksa saksi dan olah tempat kejadian perkara. Dari tempat kejadian tawuran di Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, polisi mengamankan senjata tajam dan senapan angin.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo mengatakan, Ipang tewas dalam perjalanan ke rumah sakit sekitar pukul 01.45. "Mengalami luka tembak dari senapan angin di dada kiri," ujar Hendro.


(TRK)

Ade Komarudin Diperiksa untuk Novanto

Ade Komarudin Diperiksa untuk Novanto

16 minutes Ago

Tiga saksi tersebut ialah politikus Partai Golkar Ade Komaruddin, pengusaha Made Oka Masagung, …

BERITA LAINNYA