Penghasil Listrik Mikroalga Sabet Juara OSN 2015

Kesturi Haryunani    •    Jumat, 27 Nov 2015 16:59 WIB
pertamina
Penghasil Listrik Mikroalga Sabet Juara OSN 2015
Corporate Secretary PT Pertamina Wisnuntoro menyerahkan hadiah kepada pemenang 1 OSN Pertamina 2015 kategori proyek sains -- MI/Bary Fathahilah

Metrotvnews.com, Depok: Proyek sains penghasil listrik berbasis mikroalga (microalgae) Nannochloropsis Oculata karya mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) dinobatkan sebagai juara pertama dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina 2015. Karya inovatif sejenis baterai itu diklaim sebagai penghasil listrik pertama di dunia yang memanfaatkan reaksi fotosintesis dari mikroalga.

“Untuk fuel cell yang pakai (mikroalga) nannochloropsis itu belum pernah ada. Kami sudah mencari di segala macam artikel dan jurnal internasional, belum pernah ada yang gunakan nannochloropsis sebagai katoda,” ujar Yoanes Maria, ketua tim mahasiswa Ubaya, seusai penganugerahan pemenang OSN Pertamina 2015 di Gedung Integrated Faculty Club, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/11/2015).

Menurut Yoanes, listrik yang dihasilkan berasal dari reaksi fotosintesis mikroalga yang ditaruh di sebuah kompartemen khusus. Dengan alat yang ia ciptakan bersama tim mahasiswa Ubaya, oksigen yang dihasilkan mikroalga saat berfotosintesis dikonversi secara kimia menjadi listrik.

“Untuk satu kompartemen kecil itu, kita panen listrik 1,5 volt atau setara baterai. Selama alganya tidak mati, itu
akan tetap bisa hasilkan listrik. Kami masih eksplorasi apakah prototipe ini bisa dikembangkan lagi, sehingga listrik yang dihasilkan bisa lebih besar,” ujar Yoanes.

Prototipe yang diciptakan Yoanes bersama kedua rekannya, Go Melisa Gunawan dan Yoko Brigitte Wang, merupakan pengembangan dari makalah bertajuk Yellow Green Microalgae Nannochloropsis Oculata as New Source of Electricity yang diloloskan juri ke final OSN Pertamina 2015. Untuk membuat alat tersebut, Yoanes menghabiskan dana Rp1,5 juta dalam kurun tiga bulan.

“Idenya kami ingin ciptakan alat penghasil listrik yang terbarukan, hijau, dan bersih. Tapi kita ingin juga memanfaatkan apa yang ada di alam. Makanya kita gunakan jenis mikroalga yang banyak sekali di perairan Indonesia. Mikroalga ini reaksi dan pertumbuhannya sangat cepat sekali,” terang Yoanes.


Sebagai juara pertama OSN Pertamina 2015 kategori proyek sains tingkat regional ASEAN, Yoanes dan timnya berhak mendapat beasiswa senilai Rp50 juta dari Pertamina. Sedangkan juara kedua diraih tim dari Universitas Brawijaya yang beranggotakan Ahmad Dianal Arifin, Aprilia Trinanda Kartika, dan Chikal Ayunisa Rahmadian. Juara ketiga diraih tim Universitas Indonesia yang beranggotakan Rana Bouzida, Riffal Ruchiandrean, dan Sulkhan Arrosyid.

Penghargaan juga diberikan kepada pemenang kategori teori, yakni bidang teori biologi, fisika, kimia, dan matematika. Empat pemenang dipilih dari setiap bidang teori.

Corporate Secretary PT Pertamina Wisnuntoro mengatakan, ini kali kedelapan OSN digelar. Ajang tersebut terselenggara berkat kerjasama Pertamina, UI, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Tahun ini, OSN Pertamina diikuti 26 ribu peserta dari 42 perguruan tinggi nasional dan sejumlah perguruan tinggi ASEAN. “Jumlah peserta yang besar ini menunjukkan kompetisi semakin ketat dan kualitas karya semakin baik. Sekarang baru dari Malaysia dan Singapura yang ikut berpartisipasi. Ke depan, mungkin akan ada dari perguruan tinggi Eropa yang ikut,” kata Wisnuntoro.


(NIN)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA