Bahaya Konsumsi Makanan Asin Sejak Kecil

   •    Jumat, 27 Nov 2015 17:02 WIB
kesehatan anak
Bahaya Konsumsi Makanan Asin Sejak Kecil
Popcorn asin mengandung kadar garam tinggi. (foto:dietsinreview.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Survei teranyar menyatakan anak dari generasi saat ini diketahui mengonsumsi terlalu banyak garam. Dengan demikian, jumlah tinggi natrium memasuki sistem tubuh  pada usia yang sangat muda. Tren ini sangat berbahaya karena garam memiliki efek yang tak dapat diremehkan. 

Sejak kecil menyukai makanan asin tak menutup kemungkinan saat dewasa mereka menjadi kecanduan makanan asin. Efek dari garam bisa menyebabkan obesitas, hipertensi dan risiko kesehatan lainnya. 

Perilaku kebiasaan itu ditanam sejak kanak-kanak. Apabila orangtua mengabaikan hal kecil seperti membiarkan si kecil menyantap banyak garam itu sama saja Anda membawa anak Anda dalam bahaya. 

Tidak seperti orang dewasa, anak-anak hanya perlu memiliki asupan garam yang lebih sedikit. Konsumsi harian rata-rata natrium untuk anak sekitar 1000-1500 mg. Sayangnya, anak masa kini mengonsumsi hampir dua kali lipat dari jumlah yang ditetapkan. 

Terbiasa mengonsumsi terlalu banyak makanan asin sampai dewasa membawa si kecil pada risiko stroke, masalah ginjal, jantung dan darah tinggi dalam jangka yang panjang nantinya. 

Makanan asin bukan hanya berasal dari makanan yang dihidangkan dengan jumlah garam yang tinggi. Akan tetapi, makanan asin itu termasuk di dalam camilan seperti keripik, pop corn dan makanan ringan lain.

Untuk menyiasatinya, setiap orangtua perlu memberikan buah dan sayuran kepada anak sejak kecil. Agar kebiasaan menyantap makanan sehat dapat diterapkan hingga dewasa. (Sumarni/ Boldsky)


(LOV)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA