Beras Medium Cipinang Kosong, KPPU Sidak Pasar Beras di Karawang

Husen Miftahudin    •    Jumat, 27 Nov 2015 17:16 WIB
beraskppu
Beras Medium Cipinang Kosong, KPPU Sidak Pasar Beras di Karawang
Ketua KPPU Syarkawi Rauf dan Pedagang Pasar Johar Ibu Sopyan. (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Karawang: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Johar, Karawang. Inspeksi menindaklanjuti laporan pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) bahwa pasokan beras medium jenis IR-64 kosong.

Sidak dipimpin Ketua KPPU Syarkawi Rauf. Mengenakan batik cokelat lengan pendek, Jumat (26/11/2015) pukul 15.00 WIB, Syarkawi langsung menuju toko-toko beras di Pasar Johar, Karawang. Ia menggali informasi dari pedagang beras di pasar itu.

Salah satu pedagang beras di Pasar Johar, Ibu Sopyan, menjelaskan pasokan beras medium jenis IR-64 di tokonya melimpah. Ketersediaan beras medium jenis IR-64 tak pernah kosong tiga bulan terakhir.

"Di sini banyak beras medium. Medium itu harganya sekitar Rp8.900 sampai Rp9.000 per kilogram. Kita kirimnya ke Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor," ujar Ibu Sopyan saat berbincang dengan Syarkawi Rauf di Pasar Johar, Karawang, Jawa Barat.

Sopyan menerangkan, beras medium di tokonya tak pernah dijual ke PIBC. Sebaliknya, pasokan di tokonya tersebut diambil dari beras di PIBC.

"Cipinang tidak masuk ke sini, dari dulu penjual dan pembeli ketemu di sini. Stok di sini aman karena lagi panen. Kadang kita ambil beras impor dari Cipinang, tapi sekarang kita kosong (beras impor)," papar dia.

Sebelumnya, para pedagang PIBC mengakui pasokan beras medium ke PIBC saat ini hanya 300-400 ton per hari. Normalnya, pasokan beras medium mencapai 1.000 ton per hari. Akibat pasokan seret, harga beras di PIBC naik menjadi Rp8.900-Rp9.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp8.200-Rp8.300 per kilogram.


(AHL)