Gatot-Evy Siap Disidang

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 27 Nov 2015 20:29 WIB
kpk tangkap hakim ptungratifikasi bansos sumut
Gatot-Evy Siap Disidang
Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti siap disidang dalam kasus suap hakim dan panitera PTUN Medan dan dugaan suap kepada anggota DPR Patrice Rio Capella. Berkas perkara keduanya dinyatakan lengkap. 

Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Yuyuk Andriati mengatakan penyidik KPK telah melimpahkan berkas, bukti dan tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

"Tahap kedua GPN (Gatot Pujo Nugroho) dan ES (Evy Susanti), untuk kasus suap PTUN dan suap DPR," kata Yuyuk kepada wartawan, Jumat (27/11/2015).

Gatot pun membenarkan bahwa berkas dua kasus yang menjeratnya telah lengkap dan segera memasuki tahap persidangan.

"Saya bersama istri saya sudah memasuki tahap dua, untuk kasus PTUN dan RC (Rio Capella)," kata Gatot usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Gatot Pujo dan Evy Susanti terseret kasus suap empat hakim dan seorang panitera PTUN Medan. Dalam kasus ini Gatot dan Evy dijerat Pasal 6 Ayat 1 huruf a dan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b dan atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 Tahun 2010 jo Pasal 64 ayat 1 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Terbongkarnya suap di PTUN Medan dimulai dari kasus dana Bantuan Sosial dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Sumatera Utara tahun anggaran 2012 dan 2013 menyeret mantan Kabiro Keuangan Sumut Ahmad Fuad Lubis. Kasus itu disidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Kasus ini sudah diputus bebas di Pengadilan Tinggi Sumatera Utara. Berbekal putusan PT Sumut, Ahmad Fuad Lubis balik memperkarakan Kepala Kejaksaan Tinggi atas kasus yang menyeretnya melalui pengacara M. Yagari Bhastara alias Gerry dari kantor pengacara O.C. Kaligis.

Ahmad menggugat kewenangan penyelidikan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam perkara tersebut ke PTUN. Perkara ini dipegang Ketua PTUN Tripeni Irianto Putro dan Hakim Amir Fauzi, dan Hakim Dermawan Ginting. Ahmad Fuad Lubis pun diputus menang dalam gugatan di PTUN.

Rupa-rupanya, putusan Tripeni berbau amis. Usai membacakan putusan, Tripeni dan dua hakim, Gerry, serta panitera Syamsir Yusfan yang juga menjabat Sekretaris PTUN Medan, dicokok KPK pada Kamis 9 Juli lalu.

Sementara terkait suap terhadap Patrice, Gatot dan Evy diduga menyuap untuk mengamankan kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Agung. 


(KRI)