Kandidat Pilkada Semarang Berlomba Janji Rampungkan Johar

Antara    •    Jumat, 27 Nov 2015 22:26 WIB
pilkada serentak
Kandidat Pilkada Semarang Berlomba Janji Rampungkan Johar
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Semarang: Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang berlomba menjanjikan segera merampungkan pembangunan Pasar Johar Semarang pada debat pemilihan kepala daerah putaran kedua.

"Saya ikut prihatin dan nelangsa atas terbakarnya Pasar Johar. Namun, sudahlah tidak perlu menyalahkan siapa-siapa," kata calon wali kota Semarang, Soemarmo Hadi Saputro, di Semarang, Jumat (27/11/2015) malam.

Hal itu diungkapkannya menanggapi pertanyaan pedagang Pasar Johar yang ditanyakan pada debat pilkada Kota Semarang bertema Sinergi Pembangunan Kota yang digelar KPU setempat.

Berdampingan dengan calon wakil wali kota Zuber Safawi berslogan "MaZu", Soemarmo diusung Koalisi Bangkit Sejahtera yang dibangun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Soemarmo mengatakan langkah yang penting dilakukan adalah bagaimana secepatnya merelokasi para pedagang Pasar Johar yang menjadi korban kebakaran ke relokasi sementara di kawasan MAJT Semarang.

"Pemerintah Kota Semarang juga harus membantu pedagang. Setelah itu, bagaimana secepatnya membangun Pasar Johar. Insya Allah, Pasar Johar bisa dibangun hanya dalam waktu tiga tahun," katanya.

Selain itu, mantan wali kota Semarang itu menegaskan nantinya para pedagang Pasar Johar tidak perlu membayar dalam bentuk apapun untuk menempati Pasar Johar jika sudah terbangun kembali.

Pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) yang diusung PDI Perjuangan, Nasdem, dan Demokrat juga menegaskan komitmennya membangun kembali Pasar Johar dalam waktu secepatnya.

"Kami berkomitmen Pasar Johar yang menjadi pasar tradisional terbesar di kawasan Asia Tenggara segera dibangun," kata calon wali kota Semarang Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi.

Semasa dirinya menjadi wali kota, kata dia, Pemkot Semarang juga sudah menganggarkan pembangunan tempat relokasi sementara untuk pedagang Pasar Johar di kawasan MAJT sebesar Rp33 miliar.

Mantan wali kota Semarang itu mengatakan penyelesaian DED (detail engineering design) pembangunan Pasar Johar sudah dianggarkan senilai Rp2 miliar yang ditargetkan selesai tahun depan.

"Kalau DED selesai, hanya perlu dua tahun untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Johar menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN, APBD Jawa Tengah, dan APBD Kota Semarang," katanya.

Sementara itu, pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono-Agus Sutyoso (SiBagus) mengungkapkan kebakaran Pasar Johar terasa sangat berdampak terhadap peningkatan perekonomian di Kota Semarang.

"Perputaran ekonomi di Pasar Johar selama ini sangat luar biasa. Kalau tidak segera dibangun penampungan layak akan menghambat pertumbuhan ekonomi," kata calon wali kota Sigit Ibnugroho Sarasprono.

Yang terpenting, kata dia, bagaimana secepatnya merevitalisasi Pasar Johar pascaterbakar agar para pedagang bisa kembali menempati lapaknya secara layak dan beraktivitas ekonomi secara normal.

Pasangan SiBagus diusung oleh koalisi tiga parpol, yakni Gerindra, Partai Amanat Nasional, dan Golkar pada pilkada Kota Semarang 2015 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.


(UWA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA