Kecanduan Smartphone Bisa Sebabkan Kondisi Mabuk Digital

   •    Sabtu, 28 Nov 2015 15:21 WIB
kesehatan
Kecanduan Smartphone Bisa Sebabkan Kondisi Mabuk Digital
Kecanduan memakai gadget bisa membahayakan fisik. (Foto:Huffingtonpost)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyalahgunaan smartphone atau gadget dapat menyebabkan ketegangan dan ketidaknyamanan fisik. Ya, itu benar, Anda mungkin tak menyadari bahkan mempertimbangkan bahwa ponsel sangat membahayakan fisik bila dipakai terus menerus. 

Tidak hanya untuk berselancar di dunia maya, smartphone yang dipakai terlalu lama menelpon juga sama bahayanya. 

Berikut delapan gejala fisik yang nyata bila Anda terlalu banyak menggunakan telepon genggam. 

1. Cyber ​​Sickness
Cyber sickness atau yang lebih populer dikenal mabuk digital bisa menuntun Anda menderita sakit kepala atau pusing setelah terlalu lama menonton video di ponsel. Menurut profesor Harvard Medical School, Steven Rauch ini merupakan hasil sensasi dari ketidaksesuaian antara input sensorik. 

Mabuk digital bisa menyerang siapa saja. Namun, penelitian mengungkapkan efeknya kebanyakan diderita perempuan daripada laki-laki. Di mana mereka memiliki riwayat migrain yang lebih rentan.

2. Jari-jari nyeri
Gemar chatting atau SMS-an menyebabkan jari-jari terasa kram dan nyeri bersamaan. Begitupun yang terjadi pada pergelangan dan lengan tangan Anda. Setiap aktivitas motorik tertentu seperti Chatting atau SMS dapat menyebabkan nyeri pada tendon dan otot, apalagi bila Anda lakukan terus menerus. Anda bisa menyembuhkannya dengan melakukan peregangan tangan atau memijatnya.

3. Sakit mata
Menatap ponsel terlalu lama memicu kelelahan dan sakit mata serta mata kering. Pada gilirannya ini dapat menurunkan tingkat produktivitas Anda. Tak heran para ahli selalu menyarankan untuk setidaknya istirahat 20 menit dari menatap ponsel. 

4. Sakit leher
Ketidaknyamanan di leher dan tulang belakang terjadi saat Anda menghabiskan waktu lama menatap smartphone. Menurut pakar perhitungan, sudut di mana kepala rutin melihat ke bawah maka tulang belakang menanggung berat sekitar 27 kilogram. Kebiasaan ini tentu saja membuat Anda memiliki masalah bungkuk di usia muda. 

5. Kecemasan
Studi tahun 2012 mengungkapkan bahwa 90 persen persen mahasiswa yang menaruh ponsel dengan mode getar di saku lebih cenderung berperilaku kompulsif dan mengisyaratkan perasaan cemas.

6. Kualitas sperma menurun
Menurut beberapa penelitian, panas dari laptop dapat merusak sperma. Tidak hanya sampai di sini, studi yang dipublikasikan dalam jurnal Fertility and Sterility, menemukan bahwa menyimpan ponsel di saku menurunkan motilitas, merusak DNA dan mengurangi kualitas reproduksi.

7. Kecelakaan
Kematian akibat kecelakaan meningkat karena menggunakan smartphone. Para peneliti mengungkapkan pejalan kaki lebih fokus dengan ponsel ketimbang jalanan sehingga cenderung mengabaikan rambu-rambu lalu lintas. (Sumarni/ Huffingtonpost)


(LOV)