Sebelum Ditabrak Lamborghini, Kuswantoro Resah Pikirkan Anak-anaknya

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Senin, 30 Nov 2015 06:10 WIB
kecelakaan
Sebelum Ditabrak Lamborghini, Kuswantoro Resah Pikirkan Anak-anaknya
Kerabat menunjukkan foto terakhir Kuswantoro dengan istrinya, MTVN - MK Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Kuswantoro, 51, korban tewas ditabrak Lamborghini seolah sudah memiliki firasat akan meninggalkan keluarganya. Lima hari lalu, ia mengungkapkan keresahannya pada Iwan, akan pertamanya yang kini duduk di bangku SMA.

"Bagaimana kalian kalau nanti saya (Kuswantoro) tinggal (meninggal)?" tanya Kuswantoro pada Iwan seperti yang ditirukan Suhendriyati, adik kandungnya, saat ditemui di rumah duka di Jalan Kaliasin, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/11/2015).

Wajar bila Kuswantoro memikirkan nasib anak-anaknya. Sebab ia memiliki lima anak yang membutuhkan perhatian dan biaya sekolah. Anak pertama baru dududk di bangku SMA dan belum kerja.

Sehari-hari Kuswantoro berjualan kue cum-cum. Uang hasil penjualan untuk memenuhi kebutuhannya bersama istri dan kelima anaknya.

Suhendriyati mengatakan kakaknya adalah seorang pendiam dan tidak neko-neko. Bahkan, untuk berfoto saja, Kuswantoro enggan. Selama ini, keluarga hanya punya satu foto bapak lima anak itu bersama istrinya, Srikanti.

"Foto itu terkahir saat renang bersama anak-anaknya. Orangnya enggak mau kalau di foto, sangat pendiam," terang Suhendriyati.

Kuswantoro menjadi korban tabrak mobil Lamborgini bernomor polisi nopol B 2258 BM yang dikendarai Wiyang Laurent yang saat itu diduga sedang balapan liar dengan mobil Ferrari lainnya. Sesampainya di Jalan Raya Manyar Kertaoarjo, Surabaya, Lamborgini oleng ke kiri dan menabrak penjual STMJ Mujianto yang mengalami luka di kakinya.

Sementara dua korban lainnya Kuwantoro meninggal saat hendak dilarikan ke RS Dr Soetomo. Istrinya, Srikanti, mengalami patah tulang di kaki kanan dan sekarang sedang dirawat di RS Haji, Surabaya.


(RRN)