Dalam Kampanye Akbar, Rasiyo-Lucy Berjanji Berdayakan Masyarakat

Amaluddin    •    Minggu, 29 Nov 2015 22:06 WIB
pilkada serentak
Dalam Kampanye Akbar, Rasiyo-Lucy Berjanji Berdayakan Masyarakat
Simpatisan dalam kampanye akbar Rasiyo-Lucy di Surabaya, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pasangan Calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut satu, Rasiyo-Lucy Kurniasari mengumbar janji pada Kampanye Akbar yang berlangsung di Jatim Expo International, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu (29/11/2015). Rasiyo berjanji akan optimalkan 12 program prioritas untuk rakyat jika dirinya bersama Lucy terpilih sebagai Wali Kota Surabaya untuk periode 2015-2020.

"Misi saya sederhana saja, saya ingin memberdayakan rakyat dengan menerapkan good goverment yang berbasis kepada rakyat," kata Rasiyo, dalam orasinya di hadapan ribuan simpatisan dan pendukung yang hadir.

Dari 12 program prorakyat itu, kata Rasiyo, satu di antaranya adalah program bantuan dana sebesar Rp500 juta untuk masing-masing RW se- Surabaya, dan Rp50 juta untuk bantuan operasional koperasi di tingkat RW.

"Program tersebut kami anggarkan dengan tujuan agar masyarakat bisa mengembangkan potensi di setiap daerahnya. Karena setiap RW kebutuhannya berbeda, tugas pemerintah dalam hal ini hanya melakukan pengawasan dan bimbingan," katanya.

Menurut Rasiyo, program tersebut adalah program utama untuk masyarakat. Dengan program itu, Rasiyo optimis bisa kalahkan calon incumben, Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana pada, 9 Desember nanti. "Saya meyakini dengan loyalitas para kader dan simpatisan mampu memenangkan saya menuju kursi Surabaya Satu," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Rasiyo juga menyampaikan pesannya kepada masyarakat yang ingin memenangkan dirinya agar ikut mengawasi jalannya Pilkada Surabaya dengan jujur dan adil. "Saya harap semua simpatisan dan pendukung ikut serta mengawasi jalannya proses Pilkada, bila menemukan pelanggaran segera laporkan," tandasnya.

Sayangnya, petinggi dua partai pengusung yakni Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional tak hadir dalam kampanye akbar tersebut. Ketua Umum Partai Demokrat dan Ketua Umum PAN serta pengurus DPP juga tampak tak ikut meriahkan kegiatan tersebut. Alasannya, petinggi kedua partai sedang ada agenda penting yang tidak bisa ditinggalkan.

Menurut Ketua Tim Pemenangan Rasiyo-Lucy, Agung Nugroho, ketidakhadiran Jurkamnas (juru kampanye nasional) seperti Susilo Bambang Yudhono dan Zulkifli Hasan, bukanlah menjadi permasalahan yang besar. "Yang terpenting adalah dari paslonnya sendiri. Sehingga muncul komitmen secara langsung antara rakyat dengan pemimpinya," kata Agung.


(RRN)