Jokowi Akan Disambut Presiden Prancis & Sekjen PBB

Tri Kurniawan    •    Senin, 30 Nov 2015 07:46 WIB
presiden jokowi
Jokowi Akan Disambut Presiden Prancis & Sekjen PBB
Presiden Jokowi meresmikan Pembukaan Festival Bunga dan Buah Nasional 2015 di Lapangan Institut Pertanian Bogor, Sabtu 28 November 2015. Foto: Editiawarman/Setpres

Metrotvnews.com, Paris: Presiden Joko Widodo akan memulai kegiatannya di Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim di Paris, Prancis, Senin 30 November. Dalam acara pembukaan, Jokowi akan disambut oleh Presiden Prancis François Hollande dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

Presiden Jokowi akan menyampaikan pendapatnya pada sesi pernyataan kepala negara atau pemerintahan. Presiden akan menyampaikan dukungan penuh Indonesia bagi keberhasilan acara yang juga dikenal dengan Conference of Parties (COP) 21 sekaligus dukungan moral kepada Prancis atas aksi terorisme beberapa waktu lalu.

Presiden juga akan menyampaikan kontribusi Indonesia dalam isu perubahan iklim, terutama dalam mendorong terealisasinya secara penuh prinsip common but differentiated responsibility atau prinsip tanggung jawab bersama namun berbeda. Hal ini penting agar negara berkembang dapat berkontribusi lebih besar
dalam isu perubahan iklim.

"Kami memberikan dukungan politik, sama seperti konferensi sebelumnya, komitmen, karena kami berada pada posisi yang tepat 17 ribu pulau, kalau terjadi kenaikan permukaan air laut," kata Presiden Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu pagi 29 November.

Di sela-sela pelaksanaan konferensi pada hari pertama, Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Serbia Tomislav Nikolic, Perdana Menteri Kerajaan Norwegia Erna Solberg, Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte, dan Presiden Peru Ollanta M. Humala Tasso.

Presiden Jokowi juga dijadwalkan menghadiri Forest Event yang digagas oleh Norwegia, Inggris, dan Peru serta dijadwalkan pula menghadiri Mission Innovation Event. Sebelum meninggalkan Prancis, menurut rencana Presiden Jokowi akan meninjau Paviliun Indonesia di area pelaksanaan COP 21. (Antara)


(TRK)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

5 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA