Ribuan Tenaga Kerja Wanita di Sukoharjo Jalani Deteksi Dini Kanker

Pythag Kurniati    •    Senin, 30 Nov 2015 15:07 WIB
kanker serviks
Ribuan Tenaga Kerja Wanita di Sukoharjo Jalani Deteksi Dini Kanker
Foto: Istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla saat kegiatan pendeteksian dini kanker serviks di Sukoharjo, Jawa Tengah/MTVN_Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Sukoharjo: Kanker leher rahim (serviks) dan kanker payudara menjadi ancaman terbesar bagi wanita Indonesia. Data Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) menyebutkan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks tertinggi di dunia.

Berdasarkan hal itu, sebanyak 4 ribu tenaga kerja wanita PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menjalani pendeteksian dini prakanker melalui Inspeksi Visualisasi Asetat (IVA) atau Kolposkopi. Pendeteksian dini ini digelar Kementerian Ketenagakerjaan dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK).

Istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla hadir dalam kegiatan ini. Mufidah didampingi istri Gubernur Jawa Tengah Siti Atikoh Supriyanti Pranowo dan istri Menteri Tenaga Kerja Marifah Hanif Dhakiri. Mufidah mengapresiasi kegiatan pendeteksian dini kanker ini.

"Dari beberapa testimoni karyawan yang telah melakukan IVA, mereka mengatakan tidak sakit dan dinyatakan negatif. Mereka yang tadinya tidak mengetahui mengenai kanker leher rahim juga kemudian menjadi tahu. Kami imbau para wanita Indonesia untuk mewaspadai penyakit kanker leher rahim," kata Mufidah Kalla di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (30/11/2015).

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Muji Handaya mengatakan, pendeteksian dini kanker serviks melalui IVA terhadap tenaga kerja wanita ini relevan dengan Undang Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2011 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika dan Faktor Kimia di Tempat Kerja.

"Dengan adanya deteksi dini selama 7 hari ini, maka dapat mengurangi angka mortalitas di kalangan tenaga kerja wanita dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini," kata Muji Handaya.

Pemeriksaan IVA ini mengangkat tema "Peningkatan Kesehatan Tenaga Kerja Wanita dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia 2015-2019." Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka kematian akibat kanker serviks dan kanker payudara di Indonesia.


(TTD)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

4 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA