Kecelakaan Lalu Lintas

Lamborghini Nyeruduk di Surabaya, Langgar Aturan Batas Kecepatan

Ekawan Raharja    •    Senin, 30 Nov 2015 16:13 WIB
lamborghini
Lamborghini <i>Nyeruduk</i> di Surabaya, Langgar Aturan Batas Kecepatan
Sebuah Lamborghini yang dikendarai Wiyang Lautner menabrak tiga orang pejalan kaki. MTVN/MK Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Kejadian mengenaskan terjadi di Surabaya pada Minggu pagi, 29 November. Yaitu mobil berjenis supercar dengan merek Lamborghini, menabrak penjual kelontong di tepi jalan.

AKBP Andre Julius Willem Manuputi, Kepala Satuan Lalu Lintas Polretabes Surabaya, menyebutkan bahwa Wiyang Lautner, sang pengemudi, berkendara sportcar tersebut dengan kecepatan tinggi 70-80 kilometer per jam (kpj). "Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan masih dilakukan pendalaman," ujar dia.

Padahal batas kecepatan kendaraan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 287 Ayat 5. Dijelaskan bahwa kecepatan maksimal di dalam kota 50 kpj, sedangkan dalam kondisi ramai maksimal hanya 25 kpj. Artinya dengan mengemudi di atas kecepatan tersebut, sudah dipastikan melanggar aturan di atas.

Berdasarkan data dari samsat-pkb.jakarta.go.id, mobil yang dikendarai Wiyang adalah Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera. Banteng ngamuk ini memiliki mesin V10 5.200 cc yang sanggup hentakan tenaga 561 daya kuda dengan torsi 540 Nm. Supercar asal Italia ini sanggup berakselerasi 0-100 kpj dalam tempo 3,4 detik, dengan kecepatan maksimal 325 kpj.

Berkendara supercar seperti Lamborghini jika dilakukan tanpa pengetahuan safety driving yang matang, bisa jadi bumerang bagi sang pengendara. Peristiwa supercar nyelonong seperti ini, beberapa tahun terakhir sering terjadi di Indonesia. Sehingga penting untuk jadi perhatian pemerintah.


(UDA)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

6 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA