Presiden Diimbau Tidak Perpanjang Kontrak Karya Freeport

Annisa ayu artanti    •    Senin, 30 Nov 2015 15:52 WIB
freeport
Presiden Diimbau Tidak Perpanjang Kontrak Karya Freeport
Tambang Freeport (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Freeport Indonesia tengah menjadi sorotan sekarang ini karena terus mengeruk hasil bumi Indonesia tapi tidak dipergunakan secara maksimal bagi kepentingan rakyat Indonesia. Seharusnya, momentum semacam ini dipergunakan untuk mengambil alih Freeport dan hasil tambang untuk kemakmuran rakyat.

Mantan Anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) Fahmy menjelaskan, momentum pemanfaatan hasil tambang guna kemakmuran rakyat memiliki arti pemberhentian perpanjangan kontrak karya Freeport dan nantinya diserahkan kepada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Terkuaknya skandal Freeport dalam memanfaatkan hasil tambang harus dimanfaatkan guna kemakmuran rakyat sebesar-besarnya, bukan bagi kemakmuran perusahaan asing. Bukan pula bagi para makelar pemburu rente," kata Fahmy, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (30/11/2015).

Dalam hal ini, Fahmy mengimbau kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segera memutuskan untuk tidak memberikan perpanjangan kontrak karya bagi Freeport di 2021. Sewajarnya, hasil tambang tersebut bisa digunakan bagi kepentingan rakyat Indonesia. 

"Presiden harus segera memutuskan untuk memberhentikan perpanjangan kontrak karya Freeport. Pada saat berakhirnya kontrak karya Freport pada 2021 maka pengelolaan Freeport diserahkan kepada BUMN, yang 100 persen sahamnya dikuasai oleh negara," tegas dia.

Menurutnya, dengan mekanisme seperti itu maka nantinya akan tercapai kemakmuran yang ditujukan bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, tambahnya, keputusan Presiden nantinya tidak hanya sekadar mengakhiri perampokan legal tambang emas bumi Papua tapi juga mengakhiri pertarungan berbagai kubu pemburu rente.

"Nantinya sekaligus mengakhiri pertarungan berbagai kubu makelar pemburu rente dalam memperebutkan saham Freeport sebagai imbalan atas jasanya memfasilitasi upaya perpanjangan kontrak karya Freeport," tutup dia.


(ABD)