SKK Migas Bayar Konsultan Blok Masela Rp3,8 Miliar

Annisa ayu artanti    •    Senin, 30 Nov 2015 16:30 WIB
blok masela
SKK Migas Bayar Konsultan Blok Masela Rp3,8 Miliar
Illustrasi. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas bumi SKK Migas, Amien Sunaryadi mengatakan, setelah melalui pengkajian yang cukup panjang untuk pemilihan konsultan mekanisme fasilitas Blok Masela, SKK Migas bersama Direktorat Jendral Migas memutuskan konsultan Blok Masela yakni Potten and Partner.

Ditanya oleh Ketua Komisi VII DPR-RI, Kardaya Warnika berapa biaya yang dikeluarkan untuk menyewa konsultan tersebut, Amien menjawab sesuai yang sampaikan ke Kementerian Keuangan, biaya yang dikeluarkan dalam menyewa konsultan Rp3,8 miliar.

"Yang disetujui oleh Kementerian Keuangan Rp3,8 miliar," kata Amien dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR-RI, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/11/2015).

Sebagai informasi, SKK Migas telah mengajukan rekomendasi revisi PoD I Lapangan Abadi, Blok Masela kepada Menteri ESDM, sebagai tindak lanjut permohonan Inpex Masela Limited pada 12 September 2014 yang mengusulkan perubahan skenario fasilitas produksi Floating LNG (FLNG) dari 2,5 MTPA menjadi 7,5 MTPA.

Usulan ini diajukan Inpex karena setelah dilakukan pengeboran pada 2013-2014, cadangannya diidentifikasi jauh lebih besar yaitu 10,37 TCF.

Secara teknis, waktu yang diperlukan untuk pengembangan Blok Masela di darat maupun laut relatif sama yaitu 45-50 bulan.

Selain itu, dari aspek ekonomi, berdasarkan perhitungan 2013, untuk pengembangan di darat dibutuhkan biaya USD19,3 miliar. Sedangkan biaya untuk pengambangan di laut sebesar USD14,8 miliar.

 


(SAW)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA