IHSG Ditutup Ambruk Jadi 4.446

Angga Bratadharma    •    Senin, 30 Nov 2015 16:42 WIB
ihsg
IHSG Ditutup Ambruk Jadi 4.446
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sesi sore ini terpantau melemah jauh lebih dalam dibandingkan perdagangan sesi siang tadi. Adanya perkiraan The Fed menaikkan suku bunga di Desember 2015 membuat kinerja IHSG ambruk dan belum ada sentimen positif yang mampu mengangkat kembali.

IHSG Senin 30 November sore ditutup melemah sebanyak 114,10 poin atau setara 2,5 persen ke 4.446. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 mengalami pelemahan sebanyak 31,58 poin ke 755. Sedangkan JII juga melemah sebanyak 21,24 poin ke 579.

Pada perdagangan sesi sore ini, terpantau seluruh sektor nyaris kompak bergerak di jalur pelemahan. Sektor perkebunan melemah sebanyak 41,57 poin, sektor keuangan melemah sebanyak 26,93 poin, dan sektor konsumer melemah sebanyak 21,62 poin. 

Volume transaksi perdagangan saham di sore ini tercatat sebesar 4,3 miliar lembar saham senilai Rp9,085 triliun. Sebanyak 88 saham menguat, 186 saham melemah, 72 saham stagnan, dan 214 saham tidak ada perdagangan.

Adapun saham-saham yang menguat pada sesi sore ini di antaranya yakni PT H M Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp4.900 ke Rp101.900, PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) naik Rp250 ke Rp5.475, dan PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp150 ke Rp5.600. 

Sementara itu, saham-saham yang melemah di antaranya yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp1.750 ke Rp36.750, PT Merck Tbk (MERK) turun Rp1.500 ke Rp128.500, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp1.300 ke Rp18.700. 



(ABD)