Maybank Indonesia Jadi Bank Penyalur KUR TKI

   •    Senin, 30 Nov 2015 17:26 WIB
maybank
Maybank Indonesia Jadi Bank Penyalur KUR TKI
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) mendapat kepercayaan dari Pemerintah Republik Indonesia menjadi bank pelaksana dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Penunjukan tersebut sesuai Keputusan Menko Bidang Perekonomian Nomor 188 Tahun 2015 Tanggal 30 Oktober 2015 tentang Penetapan Penyalur Kredit Usaha Rakyat dan Perusahaan Penjamin Kredit Usaha Rakyat.

Dalam kapasitas sebagai Bank Pelaksana KUR bagi TKI, Maybank Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA) dengan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam bidang Pembiayaan Skema Subsidi Bunga Kredit Usaha Rakyat.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan secara simbolis dilakukan Deputi Menteri Negara Koperasi dan UKM Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Braman Setyo dan Head, Micro Banking Maybank Indonesia Lian Sorimuda Nasution, dan Head Financial Supply Chain Management Maybank Indonesia Dewi K. Prodjohartono. 

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah RI atas penunjukan sebagai Bank Pelaksana KUR bagi TKI. Telah menjadi komitmen kami untuk mendukung TKI di luar negeri," kata Dewi, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Senin (30/11/2015).

Menurut Dewi, dalam pelaksanaannya Maybank Indonesia akan bersinergi dengan Grup Maybank terutama dengan mengoptimalkan platform regional yang dimiliki Grup Maybank, yang memiliki kekuatan jaringan di beberapa pasar utama, termasuk di Malaysia dan Singapura juga di negara lain seperti Hong Kong dan Brunei Darussalam, di mana banyak TKI bekerja di negara-negara tersebut.

Maybank Indonesia terus mencatat perkembangan yang positif seperti tercermin dari pertumbuhan 11,2 persen pada kredit komersial dari Rp22,6 triliun per September 2014 menjadi Rp25,1 triliun per September 2015 dan pertumbuhan 11,2 persen pada portofolio UKM dari Rp15,6 triliun per September 2014 menjadi Rp17,4 triliun per September tahun ini.


(ABD)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA