Pertamina Bakal Komersialkan 8 Bandara

Husen Miftahudin    •    Senin, 30 Nov 2015 18:05 WIB
pertaminabandara
Pertamina Bakal Komersialkan 8 Bandara
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) mendorong agar bandara-bandara yang dikelola oleh anak usahanya, PT Pelita Air Service (PAS) dikomersialkan untuk menjangkau masyarakat daerah. Terdapat delapan bandara milik Pertamina yang akan dikomersialkan oleh PT Garuda Indonesia Tbk.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, bandara-bandara tersebut seperti Bandara Pondok Cabe, Cepu, Tanjung Karang, Dumai, dan Cilacap. Bandara-bandara ini akan dioptimalkan oleh Garuda Indonesia untuk melayani pangsa pasar yang saat ini tak terlayani dengan baik.

"Kita consider untuk beberapa bandara yang menjadi basis operasional Pertamina seperti Cepu atau beberapa titik lain yang Pertamina juga miliki. Kita punya delapan bandara yang semuanya nanti dikerjasamakan," ujar Dwi, ditemui di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (30/11/2015).

Saat ini, aku dia, Garuda Indonesia baru akan mengkomersialkan bandara milik Pertamina yang ada di Pondok Cabe. Hal tersebut tertuang dalam kerja sama pengelolaan aset bersama antara Garuda Indonesia dengan Pertamina guna mengoptimalkan sinergi antarperusahaan BUMN.

Bandar Udara Pondok Cabe memiliki luas 170 hektare (ha) dengan panjang runway lapangan sekira 2.200 meter. Supaya dapat beroperasi di Maret 2016, Garuda Indonesia bersama PAS tengah melakukan pengaspalan ulang runway tersebut.

"Kapasitas parkir lapangan udara di sana dapat menampung 20 pesawat dari berbagai tipe. Pondok Cabe juga‎ menyediakan slot untuk penerbangan komersial sebanyak 30 penerbangan per hari," pungkas Dwi.


(ABD)