Pemkot Solo Berlakukan Status APBD seperti Bencana Alam

Pythag Kurniati    •    Senin, 30 Nov 2015 19:50 WIB
apbd
Pemkot Solo Berlakukan Status APBD seperti Bencana Alam
Ilustrasi. Foto: Antara

Metrotvnews.com, Solo: Selama 20 hari sebelum batas serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemerintah Kota Solo menaikkan status 'waspada' menjadi 'siaga'. Pemberlakuan status seperti pada bencana alam ini dilakukan untuk mendorong satuan kerja perangkat daerah segera membelanjakan APBD.

Pemkot Solo sudah memberlakukan serapan APBD layaknya bencana alam sejak 1 November. Saat itu, status yang disematkan adalah 'waspada' hingga 30 November. Mulai 1 Desember hingga 18 Desember, Pemkot Solo meningkatkan menjadi 'siaga'. Pada 19 Desember hingga 31 Desember diberlakukan status 'awas'. Dan pada 31 Desember status berubah menjadi 'bencana'.

Sejumlah dinas yang serapannya masih rendah antara lain Dinas Tata Ruang dan Kota, Dinas Pariwisata, Dinas Seni dan Budaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pendidikan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Dari jumlah APBD Solo sebesar Rp1,78 triliun, anggaran belanja baru terserap 64 persen hingga akhir November ini. Penjabat Wali Kota Solo, Budi Suharto, mengatakan jika tidak segera dirampungkan tak menutup kemungkinan ia bakal menaikkan status kembali menjadi awas. "Di luar tanggal itu menjadi Bencana APBD," kata Budi, Senin (30/11/2015).

Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemerintah Kota Solo, Suyamto, optimistis APBD terserap maksimal pada akhir 2015.

“Ada beberapa hal seperti perubahan nomenklatur yang baru diperbaiki pada saat APBD Perubahan, kegiatan fisik yang sedang dikerjakan, dan pembayaran di belakang,” kata dia.



(UWA)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

23 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA