TPA Benowo Bawa Risma Dilaporkan ke KPK

Yogi Bayu Aji    •    Senin, 30 Nov 2015 21:02 WIB
TPA Benowo Bawa Risma Dilaporkan ke KPK
Risma saat meraih gelar doktor honoris causa dari ITS, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon sekaligus mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia dilaporkan terkait proyek sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Benowo, Surabaya.

Lembaga Pengawasan Anggaran Indonesia DPD Jawa Timur selaku pelapor menilai proyek yang dikelola Pemkot Surabaya dibawah kendali Risma itu terindikasi korup. Diduga, ada kongkalikong antara pemkot Surabaya dan PT Sumber Organik (SO).

Ketua DPD LPAI Jawa Timur Ismet Rama menilai proyek itu akal-akalan pejabat Pemkot dan DPRD Surabaya untuk mengeruk uang rakyat. "Proyek kerjasama sistem dengan model Build Operate Transfer (BOT) bermasalah ini melibatkan elite pejabat Balai Kota dan anggota DPRD Surabaya periode 2009-2014," kata Ismet usai di Gedung KPK, Jakarta, Senin (30/11/2015).

Menurut dia,  proyek ini sengaja dipaksakan demi kepentingan kelompok tertentu guna memenangkan dan meloloskan tipping fee kepada PT SO. Dia menilai, pengelolaan sampah di Lokasi Pembuangan Akhir (LPA) Benowo mengarah pada korupsi dan gratifikasi.

"Karena sejak perjanjian ditandatangani Walikota Surbaya pada 2012 silam hingga kini, aturan pembayaran tipping fee sama sekali belum diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Padahal, sudah Rp78 miliar dikuras dari kantong APBD Kota Surabaya," ungkap dia.

Risma selaku wali kota Surabaya dan anggota DPRD Surbaya periode 2009-2014, lanjut dia, diduga telah menyalahi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Pasal 21 ayat 1 UU tersebut mengamanatkan kepada walikota dan bupati agar mengatur tata cara pembayaran tipping fee harus melalui Perda.

Ismet pun telah menyerahkan sejumlah dokumen kepada KPK, salah satunya terkait kontrak kerjasama TPA tersebut. Dia memastikan laporannya diterima dan ditindaklanjuti pihak KPK.

"Proyek pengelolaan sampah yang dimenangkan PT SO diduga kuat berpotensi merugikan negara, sudah dua kali terjadi pembayaran tipping fee oleh Pemkot Surabaya yang diduga memberikan modal kepada PT SO," pungkas dia.
(AZF)

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

8 hours Ago

Tim kuasa hukum Novanto mempertanyakan alat bukti yang menjadi dasar pembuatan surat dakwaan.

BERITA LAINNYA