Jelang Data BPS, Inflasi November Diperkirakan 0,2%

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 01 Dec 2015 07:58 WIB
inflasibps
Jelang Data BPS, Inflasi November Diperkirakan 0,2%
Kebutuhan harga pangan diprediksi membuat inflasi pada November. (FOTO: Antara/Zabur Karuru)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan angka inflasi November 2015 siang ini, di mana sebelumnya selama dua bulan berturut-turut inflasi tercatat rendah, karena membubuhkan angka deflasi 0,05 persen dan 0,08 persen.

Ekonom Indef, Enny Sri Hartati menilai, kali ini, inflasi memang diprediksi masih akan rendah, namun tak akan mengikuti dua pola sebelumnya. Enny menaksir, November akan terjadi inflasi sebesar 0,2 persen hingga 0,3 persen.

"Secara year on year karena efek BBM juga masih ada, sudah pasti tinggi. Secara month to month relatif rendah, angkanya enggak besar 0,2-0,3 persen," kata Enny pada Metrotvnews.com, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Tekanan inflasi kali ini, menurut dia, akan dipengaruhi oleh kebutuhan harga bahan pangan yang masih terdampak oleh terjadinya el nino bulan-bulan kemarin. Serta adanya pengaruh dari tekanan nilai tukar rupiah.

Rendahnya inflasi, sambungnya, saat ini karena adanya penurunan daya beli. Dibandingkan biasanya, November merupakan musim di mana inflasi tinggi.


(AHL)

Eks Dirut PNRI Sempat Terdiam saat Ditanya Peran Andi Narogong

Eks Dirut PNRI Sempat Terdiam saat Ditanya Peran Andi Narogong

41 minutes Ago

Mantan Direktur Umum PNRI, Isnu Edhi Wijaya menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi K…

BERITA LAINNYA