Rupiah Diprediksi Melemah di Level Rp13.855/USD

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 01 Dec 2015 08:28 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diprediksi Melemah di Level Rp13.855/USD
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak rupiah terhadap dolar AS atau USD di awal pekan tampaknya harus rela tetap mendekam di zona negatif, seiring imbas melemahnya euro terhadap USD.

"Sentimen yang sama, di mana masih maraknya penilaian terhadap ECB yang akan melonggarkan pengetatan moneternya melalui stimulus moneter yang akan diluncurkan. Sebaliknya USD menguat seiring ekspektasi akan kenaikan The Fed di Desember ini," ucap Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com, Selasa (1/12/2015).

Adapun sebentar lagi investor akan kembali mendengarkan pandangan The Fed terkait naik maupun tidaknya Fed rate. Pada awal pekan kemarin, terpantau beberapa mata uang seperti EUR, GBP, CNY, CHF, JPY, dan beberapa lainnya masih mengalami pelemahan.

Sebelumnya sudah diungkapkan, rupiah belum memungkinkan untuk dapat berbalik menguat setelah sentimen yang ada lebih mendukung pergerakan dolar AS.

Mata uang Garuda, taksir Reza, masih akan kembali melanjutkan pelemahan, seiring masih berlanjutnya apresiasi USD. Apalagi menjelang rilis data-data makroekonomi dalam negeri yang sementara ini masih diekspektasikan akan mengalami pelemahan, sehingga dapat memberikan sentimen negatif pada rupiah.

Maka dari itu, dia mengharapkan, tetap mencermati sentimen yang ada dan mewaspadai akan masih adanya potensi pelemahan lanjutan. "Dalam satu hari ini laju rupiah akan berada di level Rp13.825-Rp13.855 per USD (kurs tengah BI)," pungkas Reza.


(AHL)