Sokong Sektor Maritim, Menteri Susi Resmikan Pusat Studi Terumbu Karang

   •    Selasa, 01 Dec 2015 10:34 WIB
kelautan dan perikanan
Sokong Sektor Maritim, Menteri Susi Resmikan Pusat Studi Terumbu Karang
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti -- ANTARA FOTO/Teresia May

Metrotvnews.com, Manado: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meresmikan pusat studi terumbu karang atau Coral Triangle Information/CTI and Learning Center di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Peresmian gedung CTI ini guna mendukung kedaulatan di sektor maritim, serta dukungan untuk mewujudkan laut Indonesia menjadi home of coral reefs," kata Susi, seperti dikutip dari Antara, Selasa (1/12/2015).

Dia mengatakan pemerintah melalui KKP mendirikan pusat edukasi ini sebagai berbagai keanekaragaman hayati mengenai terumbu karang bernama "CTI Learning Center". Operasionalisasi gedung tersebut, katanya, juga merupakan gedung Regional Secretariat Coral Triangle Initiative Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF).

Sekretaris Jenderal KKP yang juga merupakan Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Syarief Widjaja mengatakan dengan diresmikannya gedung ini maka secara resmi Regional Secretariat CTI-CFF tahun depan akan memulai aktivitasnya di gedung tersebut.

Gedung yang mempunyai luas 2.142 meter bujursangkar dan tinggi 42 meter ini diperuntukkan sebagai fungsi kantor regional Sekretariat, training center, research center, reef viseum, perpustakaan, ruang pertemuan, convention hall, ruang kantor bagi negara anggota CTI, mitra dan KKP.

Sjarief menjelaskan gedung ini dibangun untuk dijadikan sebagai center of excellence akan keanekaragaman terumbu karang serta dilengkapi dengan khazanah ilmunya. "Nantinya gedung ini berfungsi sebagai tempat peragaan keanekaragaman hayati terumbu karang berupa akuarium berukuran besar serta ruang pameran," jelasnya.

Pembangunan gedung ini merupakan komitmen pemerintah Indonesia kepada CTI-CFF, dengan dana yang digulirkan sebesar USD55 juta. "Gedung ini ditujukan menjadi pusat koordinasi, fasilitasi dan kolaborasi di antara enam negara dan mitra CTI-CFF," tuturnya.

Sjarief mengatakan gedung CTI Learning Center harus berfungsi menjadi tempat penting bagi para pakar, praktisi, akademisi, dan penggiat terumbu karang dalan pengelolaan ekosistem terumbu karang dan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

"Kita sangat berharap agar CTI learning center bisa menjadi rujukan tempat atau kiblat tentang apa saja mengenai pengelolaan terumbu karang, perikanan, dan ketahanan pangan. Saya berharap nantinya ada mahzab dan pemikiran penting lahir, didiskusikan dan disebarluaskan dari gedung ini," paparnya.

Perencanaan gedung ini, katanya, telah dimulai sejak 2010 oleh Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil KKP kerja sama dengan PT Uni Tricipta. Napak tilas pembangunan gedung ini dimulai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dan Gubernur Sulut SH Sarundajang pada 28 Januari 2012.


(AHL)