Darmin: Indonesia Terlalu Andalkan Penerimaan Pajak Perusahaan

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 01 Dec 2015 11:48 WIB
pajak
Darmin: Indonesia Terlalu Andalkan Penerimaan Pajak Perusahaan
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian RI Darmin Nasution menilai gejolak ekonomi yang menghantam dunia termasuk Indonesia ikut menggerus pendapatan negara dari sisi perpajakan. Terlihat, realisasi pajak nasional saat ini masih sangat rendah.

Menurut Darmin, hal itu karena di Indonesia hampir 90 persen pendapatan pajaknya diperoleh dari perusahaan atau korporasi. Akibatnya, saat ini ketika ada guncangan ekonomi, pendapatan perusahaan tentu ikut tergerus, dan akibatnya porsi mereka dalam membayar pajak ikut menurun.

"Kalau didominasi pajak perusahaan, kalau ada perlambatan ekonomi maka penerimaan negara melambat bahkan bisa-bisa turun," kata Darmin dalam acara Indonesia Economic Outlook 2016, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015).

Mantan Dirjen Pajak ini menambahkan, berbeda dengan negara yang mengandalkan penerimaan pajak dari perseorangan atau pribadi. Ketika ada tekanan ekonomi, tak akan berpengaruh signifikan terhadap konsumsi masyarakatnya.

"Di negara lain yang hampir lebih mapan mayoritas hampir perseorangan dari masyarakat, apa bedanya? Kalau ada guncangan ekonomi, konsumsi enggak banyak berubah," ujar dia.

Lebih lanjut, Darmin menambahkan akibat dari seretnya penerimaan, untuk mendorong ekonomi ke depan, Pemerintah akan lebih mengandalkan konsumsi atau belanja pemerintah.


(AHL)