BPS Sebut Kenaikan TDL Tak Bakal Kerek Inflasi Desember

Husen Miftahudin    •    Selasa, 01 Dec 2015 15:05 WIB
listrik
BPS Sebut Kenaikan TDL Tak Bakal Kerek Inflasi Desember
Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo. (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PLN (Persero) akan menerapkan penyesuaian tarif kepada dua golongan pelanggan PLN. Kedua golongan tersebut adalah tarif dasar listrik (TDL) rumah tangga dengan daya 1.300 Volt Ampere (VA) dan 2.200 VA dengan kenaikan tarif dari Rp1.352 per kWh menjadi Rp1.509 per kWh.

Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo menilai, kenaikan tarif listrik tersebut tak akan mengerek inflasi Desember 2015. Pasalnya, tagihan listrik terdapat dua jenis, yakni prabayar dan pascabayar.

"Listrik itu kan ada prabayar dan pascabayar. Kalau prabayar itu mungkin ada dampaknya pada waktu bayar itu. Tapi kalau pascabayar itu mungkin dampaknya ke Januari, jadi agak tersebar," ujar Sasmito ditemui di gedung BPS, Jalan Dr Sutomo No 6-8, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015).

Direktur Statistik Harga BPS, Yunita Rustani menjelaskan, kenaikan TDL sebesar 11 persen tersebut disebabkan oleh tiga unsur. Yakni inflasi, Indonesia Crude Price (ICP), dan pergerakan mata uang rupiah.

Dikatakannya, bobot inflasi sebesar tiga persen yang disebabkan oleh kenaikan TDL akan terbagi ke dalam dua bulan, yakni Desember tahun ini dan Januari tahun depan. "Jadi kalau yang prabayar akan mengerek ke inflasi Desember ini. Tapi kan yang pascabayar itu justru di bulan selanjutnya, jadi inflasinya terbagi," papar dia.

"Bobot TDL untuk menghitung IHK (Indeks Harga Konsumen) itu tiga persen. Yang paling besar 1.300 sampai 2.200. Jumlah rumah tangga dengan daya 1.300-2.200 itu paling banyak. Kalau dari bobotnya memang cukup besar, tapi terbagi," pungkas Yunita.


(AHL)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

19 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA