Ridwan: Jangan Pikir Kami Bela Setnov

Githa Farahdina    •    Selasa, 01 Dec 2015 15:46 WIB
pencatut nama presiden
Ridwan: Jangan Pikir Kami Bela Setnov
Ketua DPR Setya Novanto diduga si pencatut nama Presiden dan Wakil Presiden terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia,--Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Fraksi Partai Golkar diduga bakal berupaya keras menjegal sidang panel Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait penanganan kasus yang menyeret Ketua DPR Setya Novanto. Anggota MKD dari Fraksi Partai Golkar Ridwan Bae memastikan pihaknya tak akan berpihak pada Novanto yang diduga mencatut nama Jokowi-JK terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Pihaknya masih ingin melihat tataran mekanisme, baik fisik maupun administrasi. "Jangan berpikir Golkar bela Setnov. Tidak!" kata Ridwan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Golkar tak akan melakukan segala hal yang membabi buta meski partai itu memiliki kepentingan membela mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu. Golkar akan taat mengikuti aturan undang-undang.

Ridwan dan dua rekannya, Kahar Muzakir dan Adies Kadir, dituding menjadi pihak yang kembali mempersoalkan legal standing Menteri ESDM Sudirman Said sebagai pelapor. Tak hanya itu, mereka juga meminta adanya verifikasi ulang soal alat bukti.

Ini diduga menjadi pemicu perdebatan sengit dalam rapat internal MKD, Senin 30 November. Rapat yang sedianya menentukan jadwal sidang dan pemanggilan saksi pada akhirnya diskorsing dan dilanjutkan siang ini.

Sejak pukul 13.00 WIB, MKD sudah kembali melanjutkan rapat. Namun kali ini tak akan membahas jadwal sidang. Lembaga penegak etik DPR itu masih perlu menyamakan persepsi soal dua hal yang dipermasalahkan sebagian anggota MKD di atas.


(MBM)