Pemerintah Negosiasi Kepemilikan Blok Mahakam dengan Total & Inpex

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 01 Dec 2015 15:59 WIB
blok mahakam
Pemerintah Negosiasi Kepemilikan Blok Mahakam dengan Total & Inpex
Blok Mahakam -- FOTO: Antara/Hermanus Prihatna

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sampai saat ini porsi Blok Mahakam masih dalam tahap negosiasi.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, terkait Blok yang berada di Kalimantan Timur ini, tim Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas bumi (SKK Migas), Direktorat Jenderal Migas, serta Pertamina sedang melakukan negosiasi besaran kepemilikan saham dengan operator sebelumnya yakni Total dan Inpex.

"Makaham, tim SKK Migas, Dirjen Migas, Pertamina terus melakukan negosiasi dengan Total dan Inpex. Sudah mendekati penyelesaian," kata Sudirman, dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR-RI, di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Dalam negosiasi tersebut, Sudirman menjelaskan, pihaknya juga telah menyampaikan kepada Total dan Inpex untuk segera memutuskan apapun sikap mereka terkait porsi Blok Mahakam. Di mana paling lambat akhir bulan ini telah diputuskan oleh kedua perusahaan tersebut.

"Kami sudah menyampaikan ke Total dan Inpex bahwa akhir bulan harus memutuskan apapun sikap mereka," jelas dia.

Kepada Pertamina, Pemerintah juga mengimbau untuk mempersiapkan apapun keputusan Total dan Inpex dan pemerintah daerah, apakah itu akan mengambil kepemilikan yang ditawarkan sebelumnya yakni 30 persen, atau tidak mengambilnya.

"Termasuk jika operator lokal tidak terima dengan porsi yang diberikan," ucap dia.

Dia berharap, akhir bulan ini porsi saham atas blok Mahakam tersebut sudah dapat diputuskan.  "Jadi mudah-mudahan akhir bulan sudah ketemu formulasi dan semua pihak sudah tanda tangan," pungkas dia.


(AHL)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA