Di Sleman, Tunanetra Gunakan Tamplate Asli saat Simulasi Pilkada

Patricia Vicka    •    Selasa, 01 Dec 2015 16:32 WIB
pilkada serentak
Di Sleman, Tunanetra Gunakan <i>Tamplate</i> Asli saat Simulasi Pilkada
Penyandang tunanetra saat mengikuti simulasi pilkada di KPUD Sleman, Yogyakarta, Selasa (1/12/2015). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Demi mewujudkan pilkada yang ramah difabel, KPU Kabupaten Sleman, Yogyakarta menggelar simulasi untuk tunanetra. Simulasi dihadiri 60 penyandang tunanetra se-Kabupaten Sleman.

Indah Sri Wulandari, Ketua Divisi Sosialsisasi, Pendidikan Pemilih dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPUD Sleman mengatakan simulasi ini digelar agar para penyandang tunanetra tidak kesulitan dan kebingungan saat memilih. Pasalnya, saat pemilihan nanti para tunanetra akan menggunakan kertas template khusus sehingga butuh pelatihan.

"Tahun ini simulasi menggunakan template asli agar mereka tidak bingung. Karena pengalaman tahun kemarin, simulasi menggunakan template tiruan sehingga pada hari pelaksanaan mereka bingung," jelas Indah di KPU Sleman, Selasa (1/12/2015).

Nantinya saat pemilihan berlangsung, para tunanetra akan didampingi petugas yang telah dilatih oleh KPU Sleman. Pendamping tersebut tak boleh sembarangan dan harus memenuhi persyaratan.

"Syarat pendamping menandatangani Formulir C3, yang isinya merupakan pernyataan sanggup mendampingi dan merahasiakan hasil pilihan tunanetra yang didampinginya," katanya.

Berdasarkan data KPU Sleman, ada 238 penyandang tunanetra dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia Sleman Indro Saputro, 34, merasa terbantu dengan simulasi dan pemberian buku panduan pilkada ini. "Dibandingkan tahun lalu, pemenuhan fasilitas bagi kaum difabel tahun ini sudah lebih baik. Kami sangat berterimakasih dengan pelatihan dan VCD dan buku panduan ini. Sehingga kami jadi lebih paham," kata Indro.


(SAN)