Kisah di Balik Penciptaan Lagu September Ceria

Agustinus Shindu Alpito    •    Selasa, 01 Dec 2015 16:49 WIB
james f sundah
Kisah di Balik Penciptaan Lagu September Ceria
James F Sundah (Foto:Metrotvnews.com/Agustinus Shindu A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lagu September Cerita, Astaga, dan Lilin-lilin Kecil sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. Lagu legendaris itu lahir dari pencipta yang sama, James Freddy Sundah.

Saat ditemui Metrotvnews.com di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2015), pria 59 tahun itu mengisahkan proses kreatif lagu-lagu sepanjang masa yang diciptakannya.

"Biasanya saya mulai menciptakan lagu dari tema, melihat sekeliling, merasakan sesuatu atau dari cerita. September Ceria tercipta ketika saya merasa dalam satu tahun ada satu bulan yang unik, bulan yang menjadi lambang berbagai hal. Bulan yang dari kemarau panjang hingga akhirnya mulai musim hujan. Contohnya tahun ini, badai asap yang enggak kelar, waktu bulan September mulai teratasi karena mulai hujan. Seperti ada harapan baru," kisah James.

September Ceria dipopulerkan oleh Vina Panduwinata. Lagu tersebut hingga saat ini masih sering diputar, terlebih sepanjang September.

Begitu juga Astaga. Lagu yang dinyanyikan ulang oleh Andien itu punya kisah mendalam di balik iramanya yang riang.

"Kalau Astaga, karena lihat beberapa reaksi kaum muda yang cuek melihat penderitaan orang. Saya saksikan sendiri kejadian tabrak lari, orang-orang menghindar tidak mau menolong. Bagaimana jika itu terjadi pada keluarga kita?" ucap James.

Tidak hanya terinspirasi dari keadaan sekitar, James juga menciptakan lagu dari kegusaran hati yang terkait hal spiritual.

"Lagu Yang Terbaik itu lagu (relasi dengan Tuhan). Di kala kita kehilangan jati diri sendiri, siapa yang akan kita tanya?" jelasnya.

Salah satu lagu paling populer ciptaan James adalah Lilin-lilin Kecil. Lagu yang pertama kali dirilis pada 1970-an itu turut memomulerkan nama almarhum Chrisye.

"Lilin-lilin Kecil itu dibuat waktu saya SMA. Saya melihat sesuatu sangat utopis. Waktu SMA mengartikan solidaritas itu suka salah. Misalnya, solidaritas itu menyontek bareng. Saya melihat kita yang muda itu sebagai lilin kecil. Lalu kenapa Lilin-lilin Kecil? Karena jamak. Satu lilin saja bisa mencerahkan. Kalau sama-sama solidaritas dibentuk, lilin kecil pun menjadi sesuatu yang besar," tuturnya.

Di samping mengisahkan cerita menarik di balik pembuatan lagu, James juga menuturkan fakta menarik bahwa lagu-lagu hitsnya adalah lagu-lagu yang awalnya dianggap tidak akan meledak di pasaran.

Lilin-lilin Kecil, contohnya. Lagu tersebut ditempatkan di urutan kelima dalam album. Itu penanda lagu tersebut bukan lagu andalan utama.

September Ceria bahkan mengalami nasib lebih buruk. Lagu tersebut merupakan lagu yang terdapat pada side B kaset, yang dianggap sebagai pelengkap album.

Nasib lagu Astaga tak kalah menyedihkan. Pada awalnya, lagu itu direkam dan diposisikan paling akhir karena dianggap tidak spesial.
(ROS)