BPBD: Tiga Bencana Berpotensi Terjadi di Kulon Progo

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 01 Dec 2015 16:55 WIB
bencana alam
BPBD: Tiga Bencana Berpotensi Terjadi di Kulon Progo
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kulon Progo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta mewaspadai tiga potensi bencana. Tiga jenis bencana yang berpotensi terjadi itu, yakni longsor, banjir, dan bahaya penyakit.

"Berdasarkan pengalaman, kami masih waspada tiga bencana itu," ujar Kepala BPBD Kulon Progo, Untung Waluyo kepada Metrotvnews.com, Selasa (1/12/2015).

Untung menjelaskan, berdasarkan data tahun lalu, setidaknya ada 111 desa di DIY yang rawan longsor. Dari ratusan jumlah itu, 28 desa di antaranya berada di Kabupaten Kulon Progo.

Yang teranyar, sebuah tebing setinggi 25 meter di Dusun Tiban, RT 15 RW 8 Desa Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo longsor dan menutup akses jalan desa. "Mengingat peristiwa tahun yang sudah-sudah, kami sering memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan terkait bencana longsor," ungkapnya.

Selain longsor, bencana yang perlu diwaspadai yakni banjir. BPBD setempat menyoroti masyarakat di sekitar bantaran Kali Progo agar senantiasa waspada. Untung mengaku memperoleh informasi jika potensi banjir bisa terjadi karena masih ada sisa material letusan Merapi lima tahun silam.

Untung melanjutkan, potensi bencana penyakit juga bisa terjadi di Kulon Progo. Ia pun mengimbau dinas kesehatan untuk mulai getol menyosialisasikan budaya hidup sehat. "Itu baru gambaran kami," ujarnya.

Ia menambahkan, dalam dua hari ke depan, BPBD berencana mengadakan pertemuan dengan melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat untuk membahas antisipasi bencana selama musim hujan. Termasuk untuk selalu memperbarui informasi mengenai cuaca.
  
"Puncak musim hujan juga belum kami ketahui pasti. Kami akan membahas lebih lanjut. Bencana tidak bisa dipastikan," jelasnya.


(SAN)