Muncul Opsi Panggil SS dan MS dalam Proses Klarifikasi MKD

Githa Farahdina    •    Selasa, 01 Dec 2015 17:19 WIB
pencatut nama presiden
Muncul Opsi Panggil SS dan MS dalam Proses Klarifikasi MKD
Wakil Ketua MKD Junimart Girsang----Ant/Ismar Patrizki

Metrotvnews.com, Jakarta: Rapat Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) masih berkutat pada perdebatan soal verifikasi dan kedudukan hukum pengadu dalam kasus Ketua DPR Setya Novanto. Belum selesai masalah itu, masalah lain muncul. Yakni soal beredarnya transkrip lengkap rekaman pencatutan nama.

Masalah ini membikin situasi makin bertele-tele. Kesal dengan kondisi yang makin tak jelas, Wakil Ketua MKD Junimart Girsang mengusulkan MKD memanggil Menteri ESDM Sudirman Said dan Direktur Utama PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin.

"Kita undang dalam proses klarifikasi bukan dalam bentuk persidangan," kata Junimart di Kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015).

MKD, tambah anggota Komisi III itu, perlu tahu apa bukti yang dimiliki Sudirman. MKD perlu mengklarifikasi perbedaan panjang rekaman yang tersebar dan yang diserahkan ke mahkamah. Tak hanya itu, MKD perlu tahu apa dasar motivasi Maroef merekam.

"Ini akan kami ajukan juga dalam rapat internal. Mudah-mudahan ada kesepakatan dan kita juga tahu secara terbuka," tambah politikus PDI Perjuangan ini.

Junimart menilai, bersikeras dengan argumen sendiri dalam rapat tak akan menyelesaikan masalah. Padahal secara konsistensi, kata Junimart, rapat Selasa 24 November sudah jelas memutuskan kasus ini dilanjutkan ke tahap persidangan.

Namun, Junimart tak mau merinci siapa saja yang keras berargumen dalan rapat. Ia mengisyaratkan, semua pihak sudah tahu fraksi Golkar dan Gerindra paling ngotot menolak kelanjutan kasus.

"Teman-teman sudah tahu, kan. Saya tidak mengiyakan, tidak juga membantah," ucap Junimart.


(TII)