Sudirman: Freeport Sering Minta Bantuan Politikus

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 01 Dec 2015 18:49 WIB
freeport
Sudirman: Freeport Sering Minta Bantuan Politikus
Menteri ESDM Sudirman Said (Tengah). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan PT Freeport Indonesia sering meminta tolong politisi untuk memuluskan jalan pengerukan tambang di Papua.

Sudirman menceritakan, pertemuan awal kepada CEO Freeport, J Moffet terjadi pada November 2014. Sudirman menegaskan suasana pemerintahan sekarang berbeda ketika Freeport menggunakan politisi untuk mengeruk kekayaan Indonesia.

"Saya tahu Anda (J Moffet) sudah lama di sini dan jaringannya banyak. Saya minta Anda lihatlah Indonesia tidak seperti Anda masuk 30-40 tahun lalu. Indonesia sekarang punya ahli tambang, ahli hukum yang bisa mengatur itu," kata Sudirman, dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR-RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Oleh karenanya, Sudirman menegaskan kepada Freeport agar tak lagi minta tolong kepada politis karena Pemerintahan Jokowi dan sebelumnya sangat berbeda.

"Saya tidak ingin Anda berkeliling ke teman-teman politisi untuk menekan saya. This is not going to work. Saya ingin kajian profesional," tegas dia.

Dengan begitu, Sudirman mengungkapkan telah menjalankan mandat Presiden untuk membersihkan sektor energi tambang ini dari mafia dan pemburu rente.

"Mengapa saya sampaikan ini, kalau melihat dokumen yang ada, itulah yang terjadi selama ini. Saya merasa diberi mandat Presiden, selain mengelola sektor ini juga harus ada inisiatif membersihkan sektor ini dari mafia dan pemburu rente," pungkas dia.

 


(SAW)