JK: Pemerintah Tak Mungkin Bisa Kejar Penerimaan Pajak Rp400 Triliun di Desember

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 01 Dec 2015 19:11 WIB
pajak
JK: Pemerintah Tak Mungkin Bisa Kejar Penerimaan Pajak Rp400 Triliun di Desember
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). (FOTO: MTVN/Dheri Agriesta)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan shortfall atau kekurangan penerimaan pajak hingga akhir tahun mencapai Rp430 triliun.

Hal tersebut disampaikan JK dalam acara Indonesia Economic Outlook 2016, yang digelar MetroTv dan Media Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015).

Menurutnya, dengan batas waktu sebulan lagi di tahun anggaran 2015, nihil bagi Pemerintah yakni Ditjen Pajak untuk bisa mengumpulkan penerimaan pajak sejumlah perkiraan kekurangan penerimaan tersebut.

Apalagi menimbang hingga 4 November, data yang dikeluarkan otoritas pajak, realisasi baru mencapai 58,7 persen atau sekitar Rp730,7 triliun dari target penerimaan pajak dalam APBNP 2015 Rp1.244,7 triliun.

"Kita terbuka saja bahwa kita tidak mungkin pada Desember itu bisa mendapatkan pajak Rp400 triliun," kata JK.

Untuk itu, lanjut JK, karena Indonesia akan kembali mengalami kekurangan pajak, solusinya hanya dua agar defisit anggaran tidak melebihi tiga persen dari PDB, yakni dengan mengurangi belanja atau pengurangan atau menambah utang.

"Kesulitannya adalah yang bisa dikurangi sebagian besarnya adalah anggaran pembangunan, tidak mungkin dikurangi gaji, tidak mungkin dikurangi hal lain. Tapi biasanya yang dibintangi adalah anggaran pembangunan. maka terjadilah lagi masalah di gross atau pertumbuhan," pungkasnya.


(AHL)