Wacana Pembelian Helikopter, Presiden Jokowi akan Kunjungi PT DI

Desi Angriani    •    Selasa, 01 Dec 2015 22:13 WIB
helikopter
Wacana Pembelian Helikopter, Presiden Jokowi akan Kunjungi PT DI
Seorang teknisi menyelesaikan proses produksi Helikopter jenis Superpuma SA 332 C1A dan Cougar E725 di hanggar PT Dirgantara Indonesia (DI). Ant/Novrian Arbi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah mengaku belum mengeluarkan keputusan terkait pembelian helikopter VVIP yang sedang dihebohkan. Pemerintah masih menunggu Presiden Joko Widodo kembali dari kunjungan kerja di Paris, Perancis.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Presiden akan berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia di Bandung, setelah kembali dari kunjungan kerja. Kunjungan ini terkait dengan wacana pembelian tiga helikopter VVIP anyar.

"Tanggal 10 Presiden akan berkunjung ke Bandung sekaligus ke PT DI. Ya nanti ada N-19, ada Super Puma," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kantornya, Gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Menurut dia, keputusan menetapkan jenis helikopter yang akan digunakan Presiden dan Wakil Presiden sepenuhnya berada di tangan pemerintah. Meski usulan tersebut telah tercantum dalam rencana strategis TNI AU 2015-2019.

"Ya nanti keputusan adalah keputusan pemerintah, bukan keputusan KSAU," ujar dia.

Sebab itu, Presiden dalam waktu dekat dekan akan menggelar rapat terbatas terkait hal tersebut. "Presiden memberi perintah kepada Seskab untuk mengagendakan rapat terbatas khusus berkaitan dengan hal ini sepulang Presiden dari Paris,” pungkas kader PDI Perjuangan ini.

Seperti diberitakan, TNI AU berencana membeli tiga helikopter baru VVIP jenis Agusta Westland AW101. Helikopter made in Inggris-Italia ini merupakan helikopter angkut kapasitas menengah yang dapat digunakan untuk kepentingan militer antikapal selam dan sipil.

Helikopter Super Puma VVIP TNI AU digunakan untuk menerbangkan presiden ke daerah yang tidak mungkin didarati pesawat terbang dan terlalu memakan waktu bila ditempuh lewat darat. Helikopter buatan Prancis ini dioperasikan Skuadron 45 VIP TNI AU yang bermarkas di Pangkalan Udara Utama Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
 


(DRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA