Kisruh Go-jek di Kota Bandung, Emil Hubungi Nadiem

Roni Kurniawan    •    Selasa, 01 Dec 2015 22:35 WIB
gojek
Kisruh Go-jek di Kota Bandung, Emil Hubungi Nadiem
Foto: Ribuan driver Go-jek berunjuk rasa di depan Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa 1 Desember 2015/MTVN_Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Wali kota Bandung Ridwan Kamil menanggapi kisruh antara pengendara (driver) dan manajemen PT Go-Jek Indonesia yang berujung penyegelan kantor perwakilan Go-jek di Jalan BKR Nomor 34 Kota Bandung, Jawa Barat. Orang nomor satu di Kota Bandung itu mengaku akan meminta keterangan kepada pihak layanan ojek berbasis aplikasi itu.

Emil, demikian ia kerap disapa, mengaku akan menghubungi CEO Gojek Nadiem Makarim. Sebab ribuan driver Go-jek itu juga berunjuk rasa di depan Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, untuk meminta Pemkot memediasikan kedua pihak.

"Itu masalah internal, makanya tadi saya delegasikan. Saya mau ngontak kantor Go-jeknya. Saya kenal sama Nadiem," kata Emil saat ditemui di Pendopo Bandung, Jalan Dalem Kaum, Selasa (1/12/2015) malam.

Menurut Emil, para driver mengeluh karena pihak Go-Jek terkena suspend secara masal dan dikenakan denda yang disinyalir membuat kecurangan dengan cara membuat orderan fiktif. Namun, Emil ingin mengetahui hal lebih detail dari pihak Go-Jek mengenai apa yang disampaikan olah para driver tersebut.

"Kalau itu sudah berbentuk kecurangan, jadi fakta hukum. Saya ingin tahu seperti apa, makanya saya mau mediasi kontak saja (dengan Nadiem, Red) karena ini masalahnya tidak terjadi hanya di Kota Bandung saja," imbuhnya.

Sebelumnya, ribuan driver mengadukan tindakan sepihak yang dilakukan oleh manajemen Go-Jek ke Balai Kota Bandung. Mereka kecewa terhadap manajemen Go-Jek yang melakukan suspend serta denda secara sepihak terhadap 17 ribu dari 35 ribu driver Go-Jek yang ada di Kota Bandung.

 


(TTD)