Penyebab Matinya Jutaan Ikan Diteliti

Media Indonesia    •    Rabu, 02 Dec 2015 06:59 WIB
ikan mati
Penyebab Matinya Jutaan Ikan Diteliti
Ikan mati di Ancol----Ant/Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerinrag Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini sedang melakukan penelitian untuk mengetahui penyebab matinya jutaan ikan di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Ikan-ikan itu mati secara misterius pada Senin, 30 November 2015, subuh.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DKPKP) DKI Jakarta Darjamuni mengatakan pihaknya sudah turun ke lapangan untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap ikan yang mati secara misterius.

"Kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan penelitian. Kami juga sudah minta kepada teman-teman di Bogor (IPB) untuk membantu meneliti ikan-ikan yang mati tersebut," kata Darjamuni, kemarin.

Menurut dia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, kemarin, juga sudah meneliti ikan-ikan tersebut. Diharapkan, dalam waktu dua hingga tiga hari ini, penyebabnya dapat diketahui.

Penelitian harus dilakukan karena jutaan ikan yang mati hanya terjadi di kawasan Ancol. Sementara itu, ikan yang di kawasan muara sungai wilayah pantai utara (pantura) Jakarta tidak ada yang mati.

"Ini terjadi hanya di Ancol. Makanya ini sangat khas kan, diperlukan penelitian. Kalau misalnya pencemaran dari beberapa sungai, pasti bukan hanya di Ancol, tetapi di muara-muara sungai lain, ikan juga akan mati. Tapi ini hanya terjadi di Ancol," ujarnya.

Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi DKI Jakarta dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, kemarin, menyisir sepanjang perairan di kawasan wisata Ancol dan 17 pulau yang akan direklamsi.

Kasubdit Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Ditkrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Dedi Anung mengatakan pihaknya bersama Labfor dari Mabes Polri menyisir perairan di Jakarta Utara untuk memeriksa kandungan airnya.


Ikan Mati di Ancol (Ant.Agung Rajasa)

Juga dilakukan pemeriksaan perairan di Muara Gembong, Bekasi, dan Mauk, Tangerang. "Hasilnya belum ada tanda-tanda ikan mati di dua lokasi itu," tambahnya.

Ia menambahkan, dari penelusurannya, ada dua titik lokasi yang diambil sampel, yakni titik C5 di kawasan perbatasan Cilincing dan Marunda, yakni Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, serta titik C2 di kawasan Pelabuhan Muara Angke dan Muara Karang, yakni di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakut.

Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari, mengatakan peristiwa ikan mati pernah terjadi pada 2013.

"Waktu kejadiannya juga saat peralihan musim kemarau ke musim penghujan," ujar Rika. Di lain sisi, Darjamuni mengimbau warga di kawasan pantai utara Jakarta tidak mengonsumsi ikan-ikan yang mati tersebut, karena dikhawatirkan jutaan ikan yang mati tersebut mengandung zat berbahaya bagi manusia.

 


(TII)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

4 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA