Sidang Etik Setya Novanto

Rekaman Pembicaraan Novanto & Bos Freeport Diminta Diputar di Sidang

Githa Farahdina    •    Rabu, 02 Dec 2015 14:04 WIB
pencatut nama presiden
Rekaman Pembicaraan Novanto & Bos Freeport Diminta Diputar di Sidang
Sidang di MKD. Foto: MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Sidang etik kasus Setya Novanto di Mahkamah Kehormatan Dewan sudah dimulai. Setelah Menteri ESDM Sudirman Said sebagai pelapor membacakan laporan, pimpinan sidang Surahman Hidayat membuka kesempatan kepada anggota MKD untuk bicara.

Anggota MKD dari Fraksi Golkar Ridwan Bae mendapat kesempatan pertama bicara. Ia mempermasalahkan legal standing Sudirman sebagai pelapor apakah atas nama pribadi atau menteri.

"Kalau bagian dari organisasi, maka dia harus melampirkan struktur," kata Ridwan di sidang terbuka MKD di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015).

Menurut Ridwan, hal itu sesuai dengan tata beracara di MKD. "Katakan dia mengadu sebagai menteri, artinya SK menteri dan struktur kementerian harus disertakan," ujar Ridwan.

Ridwan juga memprotes sidang MKD digelar terbuka. Ridwan mengutip Pasal 132 tentang Tata Beracara di MKD bahwa sidang MKD bersifat tertutup. MKD wajib menjaga kerahasiaan informasi yang diperolah dalam sidang.

"Sebelum ini terjawab, harapan saya pimpinan sidang menjelaskan ini supaya kita tidak bertata acar melanggar ketentuan," katanya.

Anggota MKD dari Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding meminta rekaman pembicaraan Novanto, pengusaha M. Riza Chalid, dan Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin diputar di ruang sidang.

"Saya minta rekaman diperdengarkan secara utuh dalam forum rapat supaya kita bisa mengelaborasi persoalan secara utuh," ujar Sudding.

Ridwan menyela kesempatan Sudding bicara. Ridwan tidak puas karena pimpinan sidang belum menjawab persoalan yang ia sampaikan. "Saudara sudah melaksanakan kegiatan ilegal kalau begini," tegas Ridwan.


(TRK)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA